KABAR18.COM - Mencekam, SAD Vs PT SAL bentrok lagi, Minggu (12/4/2026) sore. Sejumlah korban dilarikan ke rumah sakit dengan luka tembak dan benda keras.
Pantauan media ini, 2 korban dari Suku Anak Dalam (SAD) tengah dirawat di RSUD Kolonel Abundjani Bangko.
Baca Juga: Janji Mensos Tidak Terbukti, Tidak Ada Bantuan Komputer untuk Warga SAD
"2 masuk rumah sakit, 1 belum ditemukan," ungkap salah satu SAD yang dirawat, Nyuntin.
Ia dirawat dengan Nyelitis di IGD RSUD dengan sejumlah luka. Nyuntin sendiri, mengalami luka pukul di pinggul belakang, hingga Ia kesulitan bergerak.
Baca Juga: Polisi Rimba Keturunan SAD Ajari Anak-anak SAD Menulis dan Menggambar
Katanya, 1 rekannya, Nyatan belum ditemukan. Sedangkan 1 korban lain, bernama Syawal.
Nyuntin mengatakan, pada awalnya mereka menahan bentrok antara SAD Air Panas dengan satpam security PT SAL II.
Baca Juga: Warga SAD Senang Dapat Bantuan Sembako Dari Kapolda Jambi
Bentrokan itu kemudian berujung mediasi, namun kemudian Nyuntin dari SAD SPI tiba-tiba mendapat serangan security.
Menurut informasi yang dirangkum, bentrokan ini buntut dari penempatan 60 security baru dari Nusa Tenggara Timur (NTT) di PT Sari Aditya Loka (SAL). SAD menolak keberadaan security yang baru bertugas 2 hari itu.
Sementara terpisah, 3 anggota pengamanan atau security itu mendapatkan perawatan di rumah sakit terpisah, yakni RS Raudah.
Ada 4 anggota satpam ditembak, 3 masuk ke rumah sakit ini. 1 anggota diduga tengah dirujuk lantaran darurat.
"Ada ratusan anggota SAD, 200 dekat lokasi, 200 dari luar," ungkap salah satu satpam, Melianus Trelaka.
Melianus tertembak di bagian kepala, sementara 2 rekan lainnya tertembak di bagian dada yakni Ahmad Saifudin dan Musa Mabilani serpihan diatas pinggang.
"Datang kesini kita disuruh jaga, ngak tau begitu. Ya kita pasrah," ungkap Melianus.
Sementara salah satu karyawan PT SAL bernama Kartubi di konfirmasi media ini, membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan untuk saat ini di lokasi sudah mulai kondusif.
"Untuk korban dari SAL ada tiga orang dan kini masih di rawat di RS Raudah Bangko,"ucap Kartubi.
Ditanya lebih lanjut,Kartubi menjawab jika dirinya masih di dalam perjalanan dan enggan menjelaskan kejadian lebih rinci.
"Masih di jalan bang, nanti saya jelaskan,"pungkasnya.
Dari pantauan media ini,usai kejadian pihak kepolisian masih berjaga- jaga di lokasi kejadian,dan akibat kejadian satu mes yang ada di SAL 2 hangus terbakar yang di duga di bakar oleh warga SAD.***
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS