Gempa NTT Tidak Ada Korban Jiwa 95 Bangunan  Rusak.

Gempa NTT Tidak Ada Korban Jiwa 95 Bangunan  Rusak.

Reporter: PM | Editor: Admin
Gempa NTT Tidak Ada Korban Jiwa 95 Bangunan  Rusak.
Gempa NTT Tidak Ada Korban Jiwa 95 Bangunan  Rusak.|| BNPB

KABAR18.COM - Menurut data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB Gempa yang mengguncang beberapa wilayah di  Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Kamis (2/11) dini hari, berdampak pada rusaknya 95 bangunan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan
bangunan rusak yang tercatat berada di Kabupaten Kupang dengan rincian 40 unit rumah warga, 8 unit fasilitas umum, 19 unit gedung pemerintahan dan 1 unit asrama panti asuhan. 

Baca Juga: Pentingnya Mempelajari Mitigasi Bencana Gempa Bumi Sebagai Salah Satu Tema Pembelaran Fisika Pada Kurikulum Merdeka

Kemudian di wilayah Kota Kupang terdiri atas 20 unit rumah warga, 4 unit gedung perkantoran, 1 unit toko swalayan dan 1 unit hotel. Selanjutnya 1 sarana pendidikan alami kerusakan di Kabupaten Timor Tengah Selatan. 

"Sampai saat ini belum ada laporan terkait adanya korban jiwa maupun mengungsi akibat gempa tersebut" jelasnya.

Baca Juga: Gempa M 7,3 Guncang Mentawai Sumbar, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Sejak gempa terjadi pagi hari hingga kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan tim gabungan yang ada di lokasi terdampak masih terus melakukan upaya penanganan. Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Kupang dan BPBD Kab. Kupang sedang melakukan kaji cepat dampak bencana gempa bumi pada lokasi - lokasi terdampak. Sekretaris BPBD Kabupaten Timor Tengah Selatan bersama Dinas PUPR Kabupaten Timor Tengah Selatan melakukan Kaji cepat. BPBD berkoordinasi dengan TNI/POLRI untuk melakukan pendataan dampak kejadian gempa bumi.

Tidak hanya dari pemerintah daerah setempat, penanganan bencana kali ini juga dilakukan oleh anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana di NTT dan juga Kota Kupang yang bahu – membahu melakukan pendataaan situasi kejadian gempa.

Baca Juga: Gempabumi M 6.3 Donggala, Sebanyak 3.780 Warga Mengungsi

BMKG juga telah melakukan pemutakhiran data kekuatan Gempa yang sebelumnya Magnitudo (M) 6.6 dengan kedalaman 10 KM, menjadi M 6.3 dengan kedalaman 25 KM.*****

 

 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Kabar Lainnya

Kabar Lainnya