Karhutla di Merangin, Kampungnya Gubernur Al Haris Meluas, Tim Gabungan Kesulitan Padamkan Api

Karhutla di Merangin, Kampungnya Gubernur Al Haris Meluas, Tim Gabungan Kesulitan Padamkan Api

Reporter: JEF | Editor: Admin
Karhutla di Merangin, Kampungnya Gubernur Al Haris Meluas, Tim Gabungan Kesulitan Padamkan Api
Karhutla di area milik PT Jebus Maju, Kabupaten Merangin meluas || jef

KABAR18.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Merangin, Jambi. Kali ini, kebakaran dilaporkan terjadi di area milik PT Jebus Maju, tepatnya di kawasan Cam 5.1,Selasa(14/9),sekitar pukul 15.10 WIB.

Berdasarkan laporan yang diterima, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare. Lokasi kebakaran berada pada titik koordinat -2.023933, 101.987950.
Laporan kebakaran disampaikan oleh Risdianto yang merupakan Direktur PT Jebus Maju.

Baca Juga: Al Haris Bantah Sendiri Bahwa di Jambi Titik Api Sudah Padam, Hari ini Bersama Danrem, Kapolda Padamkan Karhutla di Tanjabtim..

Hingga saat ini, api masih berkobar dan terus membakar kawasan hutan dan lahan di area tersebut. Kondisi medan serta jarak tempuh menuju lokasi menjadi kendala bagi tim terpadu penanggulangan karhutla Kabupaten Merangin dalam melakukan upaya pemadaman.

Selain keterbatasan personel, akses menuju lokasi yang cukup jauh juga membuat proses pemadaman tidak dapat dilakukan secara maksimal.
"Untuk saat ini,kami bersama tim terpadu karhutla masih berupaya memadamkan api yang membakar wilayah kami,namun mengingat kondisi lokasi yang terbakar sulit di jangkau menggunakan kendaraan roda empat, kini kami dari PT Jebus dan tim karhutla hanya bisa memadamkan api dengan cara seadanya,"ucap Risdianto,Direktur PT Jebus Maju.

Baca Juga: Karhutla di Jambi Meluas Penanganan Gagal, Presiden HIMSAK, Efandra Rahmat Hidayat : Tuntut Pertanggungjawaban Gubernur Al Haris

Tim terpadu yang berada di lokasi saat ini masih melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan yang tersedia. Petugas berupaya mencegah api agar tidak semakin meluas ke area lainnya.

Sementara itu, upaya pemadaman melalui udara masih dinantikan untuk membantu mempercepat proses penanganan kebakaran, mengingat kondisi medan yang sulit dijangkau oleh tim darat.

Tim gabungan terus melakukan pemantauan dan pemadaman di lokasi, sembari menunggu dukungan pemadaman dari udara.***

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Kabar Lainnya

Kabar Lainnya