Kabar18.com

Minggu, 20 September 2026

Bimtek RKM  TK-PPEG Bagi  Desa Desa di Muaro Jambi, Agar Bantuan Dari Pemerintah Pusat Digunakan Kegiatan Produktif.

Oleh

Penanggung Jawab Redaksi: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Kegiatan Bimtek RKM TK-PPEG Bagi Desa Desa di Muaro Jambi || dok am
Kegiatan Bimtek RKM TK-PPEG Bagi Desa Desa di Muaro Jambi || dok am

KABAR18.COM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muaro Jambi menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Rencana Kerja Masyarakat (RKM) Tim Kerja Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (TK-PPEG) Desa dan Kelurahan Program IMPLI Kabupaten Muaro Jambi. Bimtek yang berlangsung di V-Hotel, Rabu (26/6/2024) itu, dibuka secara resmi oleh Kadis DLH Provinsi Jambi yang diwakili oleh Kabid PPKL Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi, Dr. Asnelly Ridha Daulay

Dr. Asnelly Ridha Daulay mengharapkan empat desa dan satu kelurahan yang di Kabupaten Muaro Jambi yang mendapatkan  program Integrated Management Peatland Landscape In Indonesia (IMPLI) bisa bersaing dengan desa lain di Indonesia yang dapat proyek IMPLI ini.

Untuk diketahui ada empat desa di Kabupaten Muaro Jambi yang dapat program IMPLI ini yaitu  Desa Sungai Aur, Desa Gedong Karya, Desa Jebus dan Kelurahan Tanjung masing masing desa dapat bantuan Rp 200 Juta.

“Kita mengharapkan salah satu desa yang ada di Kabupaten Muaro Jambi menjadi desa percontohan yang mampu bersaing dengan provinsi lain di Indonesia," ujar doktor ilmu lingkungan IPB Bogor.

Karena itu, tambah Master Ekonomi Lingkungan lulusan Universitas Queensland,  Australia ini meminta peserta yang mewakili desa masing-masing serius mengikuti kegiatan ini, karena bimbingan teknis  ini sangat penting bagi pelaku  yang ada di lapangan.

“ Disini akan dibahas kegiatan usaha-usaha yang diusulkan dan telah disaring melalui  RKM. Apa jenis usaha yang dipilih harus serius dan komitmen,” tegas Asnely.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi yang diwakili Ratnawati, SH, MH mengatakan, bimtek ini diikuti  45 peserta terdiri dari perwakilan PMO Pusat, PPMO Provinsi Jambi, PDU Kabupaten,  perwakilan desa, fasilitator masyarakat, OPD terkait, dan kampus. 

Tujuan kegiatan agar peserta memahami apa yang akan mereka laksanakan serta  memaksimalkan apa kegiatan usaha yang mereka usulkan. Untuk itu, PDU Kabupaten mendatangkan  narasumber dari pelaku usaha sesuai apa yang diusulkan dalam RKM.

“Ada yang pilih peternakan ayam  kampung, penggemukan sapi,peternakan kambing etawa dan pengemasan air isi ulang. Kita datangkan  narasumber langsung dari pelaku usahanya,” terang Ratnawati yang juga penanggung jawab kegiatan.

Setelah Bimtek, lanjut Ratnawati para pelaku usaha dapat menerapkan ilmu yang mereka untuk keberhasilan kegiatan ekonomi yang mereka bangun di desa masing-masing. “ Intinya, jika apa yang mereka rencanakan berhasil, harapan mereka tidak merambah lahan gambut sehingga lahan gambut terjaga,” harapnya.

Untuk diketahui, dalam program UMPLI ini empat desa di Kabupaten Muaro Jambi memperoleh curahan dana untuk kegiatan ekonomi produktif masing-masing sebanyak 200 juta. Dana tersebut digunakan untuk membiayai kegiatan ekonomi di masing-masing desa sesuai usulan yang tertuang dalam Rencana Kerja Masyarakat (RKM) tahun 2024-2025. ***

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.