Kabar18.com

Kamis, 15 Oktober 2026

Sebanyak 257 Rumah di Palembayan Kabupaten Agam Ditargetkan Selesai Sebelum Ramadhan

Rilis pers, disunting Redaksi Kabar18

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Pembangunan huntara tahap I sebanyak 117 unit di Jorong Kayu Pasak Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (9/1) (DOK…
Pembangunan huntara tahap I sebanyak 117 unit di Jorong Kayu Pasak Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (9/1) (DOK BNPB)

KABAR18.COM - Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam ditargetkan rampung sebelum bulan Ramadhan. Sebanyak 257 rumah segera ditempati yang aman, layak, dan nyaman sehingga dapat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan dengan lebih tenang.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Agam dan instansi terkait terus mengakselerasi proses pembangunan huntara di sejumlah lokasi, termasuk di Kecamatan Palembayan.

Untuk Kecamatan Palembayan terdapat tiga lokasi huntara yang berada di Jorong Kayu Pasak Nagari Salareh Aia sebanyak 117 unit, Jorong Kayu Pasak Timur Nagari Salareh Aia sebanyak 88 unit dan Jorong Jajaran Tantaman Nagari Tigo Koto Silungkang sebanyak 52 unit.

"Kita berharap huntara ini dapat diselesaikan sebelum bulan Ramadhan, agar masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam ini dapat menjalani ibadah di bulan Ramadhan dengan aman, nyaman serta tenang" ujar Enny Supartini Tenaga Ahli Kepala BNPB PIC wilayah Kabupaten Agam.

Hal ini seiring dengan apa yang telah disampaikan oleh Sekretaris Utama BNPB Rustian saat melakukan evaluasi dan peninjauan langsung pembangunan huntara di Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Solok dan pada saat pengesahan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) 13 kabupaten/kota di Sumatera Barat tanggal 6-8 Januari 2026 yang menyatakan bahwa target penyelesaian pembangunan huntara secara keseluruhan di 13 kabupaten/kota terdampak harus dipercepat dan harus selesai sebelum bulan Ramadhan.

“Aspirasi masyarakat terus kami dengarkan, terutama harapan mereka untuk bisa hidup lebih aman dan optimis ke depan. Huntara tahap satu harus segera diselesaikan dan dipercepat proses pembangunannya, kami berharap sebelum bulan puasa semua warga sudah bisa menempati dan merasa nyaman di bangunan baru,” ujar Rustian.

Progres Pembangunan huntara terus dipantau secara intensif agar penyelesaian dapat sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Huntara yang dibangun dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti air bersih, sanitasi, dan jaringan listrik, serta dirancang memenuhi standar teknis kebencanaan. Selain memperhatikan kecepatan pembangunan, kualitas dan keamanan bangunan tetap menjadi prioritas utama.

Dalam pelaksanaannya, BNPB bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Agam, Kodim, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP), Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur), Batalyon Zeni Konstruksi (Yon Zikon), Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, serta masyarakat setempat.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat proses pembangunan sekaligus memastikan huntara dapat segera difungsikan dan dihuni oleh masyarakat.

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ragam

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.