Perbedaan warna suara mereka justru menjadi kekuatan utama duet tersebut. Dengan latar belakang musikalitas Stephen sebagai pianis dan musisi kelas dunia, serta karakter vokal Irma yang kuat dan khas, keduanya berhasil memadukan suara yang meminjam istilah dunia musik “kawin banget”.
Irma menegaskan bahwa ia tetap mempertahankan DNA vokalnya dalam rekaman lagu tersebut, membiarkan semuanya mengalir secara natural sesuai jati dirinya. Bersama Stephen dan Agus, mereka bahkan membentuk grup diskusi khusus demi memastikan setiap detail lagu tersampaikan dengan utuh dan bermakna.
Baca Juga: GESHA 04 Siap Unjuk Gigi di Band Competition Uleg Talent School 2025
Track gitar dalam lagu “Terima Kasih Jiwa” diisi oleh seorang musisi muda berbakat bernama Jethro. Permainan gitarnya menghadirkan warna yang khas dan membuat keseluruhan lagu terasa lebih menyentuh serta emosional. Sentuhan nada yang ia mainkan memberi nuansa hangat dan memperkuat pesan yang ingin disampaikan dalam lagu tersebut.
Menariknya, Jethro mengerjakan part gitarnya langsung dari Tiongkok, tempat ia sedang menempuh pendidikan. File rekaman gitar tersebut kemudian ia kirimkan ke Indonesia untuk proses produksi lebih lanjut. Meskipun terpisah jarak, kolaborasi tersebut tetap berjalan lancar dan menghasilkan harmonisasi yang kuat dalam lagu.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS