Kabar18.com

Rabu, 4 November 2026

200 Ribu Lebih Warga Jambi Dapat BSU, Wamenaker, Afriansyah Noor : Harus Tepat Sasaran

Redaksi Kabar18

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. 200 Ribu Lebih Warga Jambi Dapat BSU, Wamenaker, Afriansyah Noor : Harus Tepat Sasaran


KOTAJAMBI, KABAR18.COM - Wakil Menteri Ketenagakerjaan Ir. Afriansyah Noor mengungkapkan Kemenaker telah meluncurkan banyak program untuk memulihkan kondisi ketersediaan lapangan kerja akibat covid-19 dan naiknya harga BBM.





"Baru beberapa hari lalu kami meluncurkan program Bantuan Subsidi Upah atau BSU dengan target 16 juta pekerja di seluruh Indonesia," katanya kepada Asnelly dalam program Becakap di Inews TV, Sabtu malam (10/9).





Pemberian insentif upah sebesar Rp 600 ribu tersebut menyasar para pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta perbulan. Untuk Provinsi Jambi sendiri terdapat sekitar 206.000 pekerja yang akan mendapat luncuran BSU tersebut.





"Mereka adalah karyawan yang ikut BPJS ketenagakerjaan dan pembayaran langsung ke rekening yang bersangkutan," tambahnya. Dana BSU yang dipersiapkan untuk Provinsi Jambi lebih dari 200 miliar.





Secara rinci, berikut syarat penerima BSU:
Gaji maksimum Rp 3,5 juta per bulan,  Peserta BPJS Ketenagakerjaan hingga Juli 2022, Bukan ASN, anggota TNI, dan anggota Polri,  Bukan penerima Program Keluarga Harapan (PKH),  Bukan penerima Kartu Prakerja.





Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan teknis dan proses penyaluran BSU untuk menjamin penyalurannya cepat dan tepat serta langsung ke rekening yang bersangkutan. BSU disalurkan September 2022 ini.





Selain BSU, pihaknya juga meluncurkan program lain seperti Link and Match, Aplikasi Pasker (Pasar Kerja), dan pengiriman tenaga kerja ke luar negeri dengan membangun jaringan langsung dengan negara yang dituju.





"Ini untuk mencegah pekerja kita dipermainkan oleh calo atau perusahaan jasa pengiriman tenaga kerja yang tidak bertanggung jawab" jelasnya.





Afriansyah mengharapkan pemerintah Provinsi Jambi dapat menangkap peluang ini dan mengatasi permasalahan lapangan kerja yang muncul akibat lesunya perekonomian dunia.****


Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi & Keuangan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.