Kabar18.com

Sabtu, 19 September 2026

Bank Jambi Bergabung dengan Bank Jawa Barat dan Banten (BJB)

Plt Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi foto bersama usai penandatanganan MoU dan NDA dilakukan di Hotel JW Marriot, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (30/11/2023). (foto: Bank Jambi)

Oleh

Penanggung Jawab Redaksi: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Plt Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi foto bersama usai penandatanganan MoU dan NDA dilakukan di Hotel JW Marriot, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (30…
Plt Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi foto bersama usai penandatanganan MoU dan NDA dilakukan di Hotel JW Marriot, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (30/11/2023). (foto: Bank Jambi)

KABAR18.COM- Bank Jambi bergabung dengan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Bank Jawa Barat dan Banten (BJB). Hal ini dilakukan sebagai ekspansi pengembangan usaha 

Plt Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi menyebut, dalam kerja sama ini BJB juga bakal melakukan penyertaan modal.  Penandatanganan MoU dan NDA dilakukan di Hotel JW Marriot, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (30/11/2023).

Penandatanganan ini merupakan bagian dari Focus Group Discussion (FGD) Pemenuhan Modal Inti Minimum (MIM) BPD, dan Konsolidasi Perbankan Daerah yang diadakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kegiatan itu mengundang beberapa BPD calon perusahaan induk, dan BPD yang masih memiliki modal inti di bawah Rp.3 triliun.

Khairul berharap kerja sama ini dapat lebih mengembangkan profit dan sayap Bank Jambi ke beberapa wilayah di Indonesia.

Usai MoU dan NDA akan dilakukan tahapan dan valuasi saham, sebelum dilakukan penyertaan modal. BJB akan menjadi salah satu pemegang saham pengendali (PSP) Bank Jambi bersama Pemerintah Provinsi Jambi.

Nilai penyertaan tersebut tidak akan terlalu besar, karena Pemerintah Provinsi Jambi akan tetap menjadi pemegang saham terbesar.

Proyeksi nilai penyertaan modal Bank BJB akan disesuaikan, sepanjang memenuhi syarat pengendalian sesuai Peraturan OJK.

“Dengan begitu Bank Jambi mendapatkan persetujuan untuk efektif menjadi anggota KUB Bank BJB, sekaligus perusahaan anak dari Bank BJB,” jelas Khairul, Senin (4/12/2023).

Khairul mengatakan, KUB merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat posisi BPD secara grup perbankan dalam industri perbankan nasional.

Dengan total aset seluruh BPD di Indonesia per September 2023 sebesar Rp.945,7 triliun, BPD yang solid dapat menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, bersanding dengan perbankan besar lainnya. Bank Jambi merupakan salah satu BPD yang memiliki kinerja baik.

“Total aset per 30 September 2023 sebesar Rp.12,4 triliun. Total kredit mencapai Rp.8,5 triliun dengan NPL 1,85 persen. ROE pun tercatat 17,67 persen yang mencerminkan tingkat profitabilitas sangat baik.

Selain itu, Bank Jambi merupakan salah satu BPD yang juga memiliki Unit Usaha Syariah (UUS) dengan kinerja baik. Total asetnya Rp 1,1 triliun dengan ROA 3,93 persen dan NPF 0,32 persen. 

UUS Bank Jambi dapat bersinergi dengan Bank BJB Syariah yang telah lebih dahulu menjadi anggota KUB Bank BJB, sehingga dapat memperkuat kekuatan penetrasi di market perbankan syariah. ***

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.