Ganguan Listrik, Pelayanan RSUD Raden Mattaher Terganggu Pasien di Pindahkan ke Emergency Room.

Ganguan Listrik, Pelayanan RSUD Raden Mattaher Terganggu Pasien di Pindahkan ke Emergency Room.

Reporter: - | Editor: Ulun Nazmi
Ganguan Listrik, Pelayanan RSUD Raden Mattaher Terganggu Pasien di Pindahkan ke Emergency Room.
PLN Jambi Tengah Berupaya Memulihkan Kelistrikan di RSUD Raden Mattaher Jambi || Dok PM

KABAR18.COM - PLN Jambi telah berupaya keras untuk memulihkan kondisi kelistrikan yang telah mengalami gangguan berjam-jam.

Gangguan tersebut berimbas pada sejumlah layanan kesehatan di RSUD Raden Mattaher, khususnya pelayanan yang menggunakan alat medis elektronik. Namun, beberapa layanan tetap berjalan meski tidak begitu maksimal.

Baca Juga: Kasus Pencabulan Mahasiswi di RSUD Raden Mattaher, Herlambang Banyak Tidak Tahu

“Benar, ada gangguan di Cubicle incoming 20 kV Gardu Hubung RSUD Raden Mattaher,” kata Ediwan, Manager PLN Jambi, dikutip dari salah satu media online.

PLN berusaha maksimal untuk memastikan pelayanan terhadap pasien tidak terganggu. Demi menjaga kelangsungan pelayanan, RSUD telah menggunakan genset sebagai sumber listrik alternatif. Akhirnya, masalah kelistrikan ini berhasil diatasi pada malam Senin, 24 Februari 2025, dan kondisi pun sudah kembali normal seperti biasa.

Baca Juga: Kondisi  RSUD Raden Mattaher Tidak Baik Baik Saja, Nasroel : Tempo Sesingkat Singkatnya Gubernur Harus Evaluasi Total.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher, Anton Trihartanto, berkata bahwa kondisi kelistrikan yang tidak stabil telah berdampak pada pasien, termasuk satu pasien dengan penyakit serangan jantung terpaksa dirujuk ke RS lain untuk segera mendapat perawatan segera.

"Kami tidak bisa sembarangan dalam kamar operasi,” kata Anton.

Baca Juga: Insentif Belum Dibayar Ratusan Nakes RSUD Raden Mattaher Ancam Mogok

Anton juga mengungkap kelistrikan pada kamar operasi IBS dan PCI Jantung tidak stabil sejak Minggu sore, 23 Februari 2025.

“Sebenarnya udah bisa jalan cuma untuk safety (keamanan) besok aja untuk pemasangan kateter jantung. Untuk yang di kamar IBS ini saya masih pantau, mudah-mudahan ntar lagi jalan. Pasien sementara ini kami pindahkan ke emergency dulu,” ujarnya, Senin malam tadi.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Kabar Lainnya

Kabar Lainnya