Kabar18.com

Kamis, 15 Oktober 2026

Insentif Belum Dibayar Ratusan Nakes RSUD Raden Mattaher Ancam Mogok

Oleh

· 2 menit baca

Gubernur Jambi, Al Haris beberapa waktu lalu mengunjungi RSUD Raden Mattaher || dok Ig rsudradenmattaher
Gubernur Jambi, Al Haris beberapa waktu lalu mengunjungi RSUD Raden Mattaher || dok Ig rsudradenmattaher

KABAR18.COM - " Kami akan mogok. Sudah 5 bulan uang insentif jasa pelayanan medis belum dibayarkan. Sudah berkali kali keluhan ini disampaikan, belum ada solusi," ujar salah seorang Nakes RSUD Raden Mattaher yang enggan disebut namanya.

Pihak RSUD Raden Mattaher membenarkan belum dibayar uang insentif para Nakes itu,  pimpinan sudah berupaya untuk mencari solusinya.

"Terkait masalah insentif Nakes yang belum terbayarkan memang benar. Hari Jumat kemaren sudah dibicarakan  dengan semua bagian dan ruangan," ujar Humas RSUD Raden Mattaher, Jhon.

Nakes yang bekerja di RSUD Raden Mattaher ada yang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pegawai honor jumlahnya ratusan.

PNS memiliki gaji tetap dari negara tiap bulan serta tunjangan kesejahteraan daerah. Sementara  pegawai honor  tiap bulan digaji berkisar Rp 1,5 juta hingga Rp 1,7 juta. Honor dibayar oleh APBD Provinsi Jambi dialokasikan di kegiatan OPD masing masing.

Jumlah  Sumber Daya Manusia (SDM) RSUD Mattaher  per 1 Januari 2024 lebih kurang 1699 orang yang terdiri Dokter umum 58, dokter spesialis 79, dokter subspesialis 15 orang, dokter gigi spesialis 6, dokter gigi 7, perawat 605, perawat spesialis 1, perawat gigi 9, bidan 118, apoteker 23, asisten apoteker 47, psikolog klinik 2, nakes lainnya 186, dan fungsional umum 543 orang

Selain itu tambahan pendapatan dari Nakes PNS dan pegawai honor dari  dana insentif jasa BPJS. " Uang inilah yang belum dibayar sudah lima bulan, bagi kami uang tersebut sangat berarti," tambah Nakes itu. Kisaran uang insentif itu bervariasi tergantung beban kerja dan wewenang dari ratusan ribu hingga jutaan.****

 

 

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Kesehatan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.