Kabar18.com

Rabu, 14 Oktober 2026

Hebat, Provinsi Jambi Jadi Percontohan Penanggulangan Kebakaran Lahan dan Hutan di Indonesia.

Oleh

· 2 menit baca

Rakor Analisis Kebijakan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan, Kamis (25/7) di BW Luxury.|| Dok as
Rakor Analisis Kebijakan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan, Kamis (25/7) di BW Luxury.|| Dok as

KABAR18.COM - Provinsi Jambi mencatatkan prestasi yang baik dalam penanganan Karhutla di Indonesia. Data tahun 2024 ini Jambi menduduki peringkat 22 dengan luas lahan yang terbakar seluas 119,26 ha. Sedangkan peringkat pertama diduduki Kaltim dengan luas terbakar 13.225 ha.

"Sistem koordinasi dan penanggulangan Karhutla di Jambi sangat baik. Dengan menjadikan daerah ini percontohan, daerah lain akan belajar dan masalah Karhutla di Indonesia dapat ditangani lebih baik," jelas Asisten Deputi 4/V Kamtibmas Kemenko Polhukam Brigjen, Desman Sujaya Tarigan saat membuka Rakor Analisis Kebijakan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan, Kamis (25/7) di BW Luxury.

Menurut Desman, keberhasilan Provinsi Jambi dalam menanggulangi kebakaran lahan dan hutan menjadi perhatian Kemenko Polhukam dan akan dipersiapkan menjadi wilayah percontohan di Indonesia.

Disampaikannya dalam kaitan penanggulangan karhutla ditekankan beberapa kewajiban daerah seperti menyusun peraturan daerah, mengoptimalkan peran BPBD sebagai koordinator dan penyiapan dana operasional.

Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani mengucapkan terimakasih dengan dipersiapkannya Jambi sebagai wilayah percontohan penanggulangan karhutla di Indonesia. " Keberhasilan ini buah kerjasama dan sinergitas semua pihak," jelas Sani.

Dirjen Pengendalian Perubahan iklim KLHK yang diwakili  Thomas Tandi Bua mengatakan Karhutla sebagian dipengaruhi oleh iklim panas El Nino. Sebelumnya diketahui siklus El Nino terjadi sekali dalam 5 - 7 tahun namun sekarang lebih cepat yaitu 2-3 tahun. " Persiapan dan koordinasi yang baik adalah kunci keberhasilan Provinsi Jambi," jelaskan

Kurniawan Gautama, salah seorang peserta rapat yang juga koordinator perusahaan yang membantu kegiatan penanggulangan Karhutla mengatakan bahwa kesadaran perusahaan untuk tidak membuka lahan dengan cara bakar sudah semakin tinggi.

"Namun kontribusi mereka untuk mendukung dana operasional Karhutla masih perlu ditingkatkan." jelasnya.

Rakor tersebut dihadiri oleh semua lembaga pemerintah yang berkaitan dengan kebakaran lahan dan hutan termasuk BRGM, BMKG, Kemendagri dan lain-lain.

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Lingkungan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.