Kabar18.com

Rabu, 14 Oktober 2026

OJK Terus Perkuat Perlindungan Konsumen dari Ancaman Penipuan Digital, Juni 2026 : Sebanyak 557 Ribu Rekening Diblokir dan Uang Rp674 Miliar Berhasil Diamankan

Tim Redaksi Kabar18

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi ( dok ojik)
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi ( dok ojik)

KABAR18.COM– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat upaya perlindungan konsumen dari ancaman scam atau penipuan digital yang kian kompleks. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), guna meningkatkan kemampuan pencegahan dan penanganan kejahatan keuangan lintas negara.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, saat membuka seminar bertajuk Strengthening Defenses Against Scams: Addressing AML Vulnerabilities and Compliance in Digital Finance and Virtual Assets di Jakarta, Senin.

Menurut Friderica, perkembangan teknologi telah membuat penipuan digital mampu melintasi batas negara dalam hitungan detik sehingga tidak hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga mengancam kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan.

“Penipuan dapat melintasi batas negara dalam hitungan detik, memanfaatkan teknologi dalam skala besar, dan merusak sesuatu yang jauh lebih berharga daripada uang, yaitu kepercayaan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kepercayaan merupakan fondasi utama sistem keuangan. Karena itu, perlindungan masyarakat dari berbagai modus penipuan menjadi bagian penting dalam menjaga integritas sektor jasa keuangan sekaligus memastikan transformasi digital tetap memberikan manfaat.

Friderica menjelaskan, berdasarkan data Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) hingga Juni 2026, tercatat lebih dari 608 ribu laporan penipuan, dengan lebih dari 557 ribu rekening berhasil diblokir. Selain itu, dana sebesar Rp674 miliar berhasil diamankan atau diblokir, sementara hampir Rp200 miliar telah dikembalikan kepada para korban.

Ia menilai, keberhasilan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi antara regulator, industri jasa keuangan, aparat penegak hukum, penyedia jasa pembayaran, serta berbagai pihak lainnya dalam mempercepat penanganan kasus penipuan digital.

 

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

    OJK Luncurkan Laporan Pembiayaan UMKM

    Entrepreneur

    OJK Luncurkan Laporan Pembiayaan UMKM

    OJK meluncurkan laporan pembiayaan UMKM Semester I Tahun 2026 di Jakarta pada 7 Oktober 2026. Laporan memuat data sektoral dan wilayah untuk mendukung…

  2. Terbaru di Hukum

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.