Kabar18.com

Rabu, 21 Oktober 2026

200 Seniman Ramaikan Festival Budaya Nasional 2026 di Bogor

Pagelaran Budaya Nusantara dalam Festival Budaya Nasional 2026 melibatkan 200 seniman di Taman Reinwardt, Kebun Raya Bogor, pada 17 Oktober 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seorang penari perempuan berkemben batik menari diiringi musisi pengrawit tradisional.
Ilustrasi: Seorang penari perempuan berkemben batik menari diiringi musisi pengrawit tradisional. · Foto: N Sopyan / Pexels

Bogor — Pagelaran Budaya Nusantara dalam rangkaian Festival Budaya Nasional 2026 melibatkan 200 seniman di Taman Reinwardt, Kebun Raya Bogor, pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Laporan bertanggal 20 Oktober 2026 menyebut pertunjukan tersebut merangkai keberagaman budaya dari Sabang hingga Merauke.

Festival yang dihadirkan Yayasan Mawar Budaya mengusung tema “Budaya yang Terus Hidup” dan bertepatan dengan peringatan Hari Kebudayaan Nasional. Agenda di kawasan Kebun Raya Bogor itu juga melibatkan komunitas budaya, seniman, akademisi, dan generasi muda.

Pertunjukan memadukan koreografi tradisional dan kontemporer dengan teknologi digital. Rangkaian artistiknya dibagi menjadi empat babak, yakni “Jejak Peradaban”, “Budaya Nusantara”, “Budaya Berkembang”, dan “Budaya yang Terus Hidup”. Penyanyi Novia Bachmid serta perwakilan Putra Putri Kebudayaan Indonesia turut tampil dalam pertunjukan yang mempertemukan unsur budaya lintas generasi.

Festival menjadi ruang perjumpaan budaya bagi pembaca

Festival ini relevan bagi pembaca karena memperlihatkan pemajuan kebudayaan melalui pertunjukan, pameran, dan kegiatan interaktif. Selain pagelaran seni, penyelenggara menghadirkan pameran serta kegiatan interaktif mengenai 10 Objek Pemajuan Kebudayaan. Materinya mencakup penulisan manuskrip lontar, ritus daur hidup Jawa, permainan rakyat, Hikayat Aceh, dongeng Nusantara, dan membatik.

Kementerian Kebudayaan menggelar Pagelaran Budaya Nusantara sebagai bagian utama rangkaian festival. Menteri Kebudayaan Fadli Zon membuka agenda tersebut bersama Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim dengan menabuh alat musik tradisional Lombok. Pertunjukan menampilkan ragam seni dari Aceh sampai Papua dan membawa gagasan bahwa warisan budaya perlu terus hidup serta berkembang bersama masyarakat pendukungnya.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Gaya Hidup

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.