Kabar18.com

Sabtu, 19 September 2026

Kebijakan Penggunaan Kecerdasan Buatan


Kabar18 memakai kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI) sebagai alat bantu kerja redaksi, bukan sebagai pengganti wartawan. Manusia yang menentukan apa yang diberitakan, memeriksa kebenarannya, dan menanggung akibatnya. Halaman ini menjelaskan untuk apa AI kami pakai, apa yang tidak kami lakukan dengannya, dan bagaimana pembaca diberi tahu.

Dasar kebijakan

Kebijakan ini disusun selaras dengan Peraturan Dewan Pers Nomor 1/PERATURAN-DP/I/2025 tentang Pedoman Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Karya Jurnalistik, yang ditetapkan pada 22 Januari 2025. Pokok-pokok peraturan itu:

  • karya jurnalistik yang dibuat dengan AI tetap berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik;
  • harus ada kontrol manusia dari awal hingga akhir;
  • perusahaan pers bertanggung jawab atas karya tersebut;
  • data, informasi, gambar, suara, dan video yang diperoleh lewat AI diperiksa akurasinya dan diverifikasi;
  • penggunaan AI yang berdampak signifikan pada karya jurnalistik dinyatakan dengan jelas;
  • gambar rekayasa, avatar, dan suara berbasis AI diberi keterangan, dan peniruan figur tertentu memerlukan persetujuan yang bersangkutan atau ahli warisnya;
  • hak cipta dan hak privasi dihormati;
  • sengketa diselesaikan melalui mekanisme Dewan Pers sesuai Undang-Undang Pers.

Kebijakan ini juga tunduk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Pedoman Pemberitaan Media Siber, dan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

Untuk apa AI kami gunakan

  • Memantau dan menelusuri pemberitaan, siaran pers, serta dokumen publik untuk menemukan topik dan sumber yang perlu dibuka redaksi.
  • Membantu menyusun draf awal artikel rangkuman dari sumber terbuka yang sudah dibuka dan dibaca redaksi.
  • Merapikan bahasa: ejaan, tata kalimat, konsistensi istilah, serta usulan judul, ringkasan, dan tag.
  • Pekerjaan penunjang seperti transkripsi rekaman, penerjemahan bahan berbahasa asing, dan pengolahan tabel data, dengan hasil yang selalu diperiksa ulang manusia.

Yang tidak kami lakukan

  • Menerbitkan teks buatan AI tanpa diperiksa dan disunting manusia.
  • Menjadikan jawaban AI sebagai sumber berita. AI dapat keliru dan mengarang. Sumber berita tetaplah dokumen, data, dan orang.
  • Membuat kutipan, narasumber, nama wartawan, data, atau peristiwa rekaan.
  • Memakai gambar, video, atau suara buatan AI untuk menggambarkan peristiwa, orang, atau tempat nyata.
  • Meniru wajah atau suara seseorang, termasuk dalam bentuk avatar dan sulih suara, tanpa persetujuan yang bersangkutan atau ahli warisnya.
  • Memasukkan identitas narasumber rahasia, dokumen yang belum boleh dipublikasikan, atau data pribadi yang tidak perlu ke layanan AI pihak ketiga.
  • Menyerahkan kepada AI keputusan tentang layak-tidaknya sebuah berita terbit, sudut pandang pemberitaan, atau penilaian atas seseorang.
  • Mencantumkan AI sebagai penulis.

Kontrol manusia dari awal hingga akhir

  1. Penugasan. Editor menentukan topik yang digarap dan sudut pandangnya.
  2. Pengumpulan bahan. Sumber yang dirujuk dibuka dan dibaca langsung. Cerita yang tidak didukung sedikitnya dua sumber kredibel tidak dilanjutkan.
  3. Penyusunan draf. AI boleh membantu menyusun draf dari bahan yang telah dikumpulkan. Naskah ditulis dengan struktur dan kalimat sendiri, bukan salinan sumber.
  4. Verifikasi. Nama, jabatan, angka, tanggal, dan kutipan dicocokkan satu per satu dengan sumber aslinya. Kutipan langsung hanya dipertahankan bila persis ada di sumber.
  5. Penyuntingan dan keputusan terbit. Editor membaca, memperbaiki, dan memutuskan naskah. Naskah yang disusun dengan bantuan kecerdasan buatan terus ditinjau redaksi dan diperbarui atau dikoreksi bila ditemukan kekeliruan, termasuk setelah tayang.
  6. Keterangan kepada pembaca. Artikel diberi catatan penggunaan AI dan daftar sumber.
  7. Koreksi. Kekeliruan yang ditemukan setelah terbit diperbaiki secara terbuka.

Keterangan kepada pembaca

Setiap artikel yang penyusunannya dibantu AI secara berarti diberi catatan di akhir tulisan, dengan rumusan seperti berikut:

“Artikel ini dirangkum Redaksi Kabar18 dari sumber-sumber di atas dengan bantuan kecerdasan buatan dan berada di bawah tanggung jawab redaksi. Koreksi: info@kabar18.com.”

  • Catatan ditempatkan di bawah daftar sumber, sehingga pembaca dapat memeriksa sendiri rujukannya.
  • Pemakaian AI sebatas pemeriksaan ejaan, transkripsi, atau penerjemahan bahan tidak diberi catatan, karena tidak mengubah substansi karya.
  • Bila suatu saat kami memuat ilustrasi konseptual buatan AI, misalnya untuk topik abstrak yang tidak dapat difoto, gambar itu diberi keterangan “Ilustrasi dibuat dengan kecerdasan buatan” tepat di bawahnya dan tidak akan menyerupai orang atau peristiwa nyata.
  • Penyuntingan, ralat, atau perubahan atas artikel berbantuan AI diinformasikan secara terbuka, sama seperti artikel lain. Lihat Kebijakan Koreksi.

Fitur “Dengarkan”

Tombol “Dengarkan” pada artikel memakai mesin pembaca teks yang tersedia di peramban atau perangkat pembaca. Suara yang terdengar adalah suara sintetis perangkat, bukan rekaman wartawan atau narasumber, dan tidak meniru suara siapa pun.

Byline dan tanggung jawab

Nama yang tercantum pada artikel adalah wartawan atau redaksi yang bertanggung jawab atas isinya, bukan alat yang dipakai. Secara kelembagaan, PT. Kabar Delapan Belas selaku perusahaan pers dan Penanggung Jawab Redaksi bertanggung jawab atas seluruh karya yang terbit di Kabar18.com, termasuk yang dikerjakan dengan bantuan AI. Kekeliruan tidak dapat dialihkan kepada penyedia teknologi.

Hak cipta, privasi, dan keamanan

  • Hasil kerja AI diperlakukan hati-hati agar tidak melanggar hak cipta. Artikel ditulis dengan kalimat sendiri, sumber disebut dan ditautkan, dan karya pihak lain tidak disalin.
  • Data pribadi diproses sesuai Kebijakan Privasi. AI tidak dipakai untuk memprofilkan pembaca. Kabar18 saat ini tidak menjalankan personalisasi konten maupun iklan programatik.
  • Redaksi memilih layanan AI yang aman dan andal, serta meninjau pemakaiannya secara berkala.
  • Bila kelak ada iklan yang materinya dibuat dengan AI, iklan itu diberi keterangan.

Koreksi, keberatan, dan sengketa

Bila Anda menemukan kekeliruan pada artikel berbantuan AI, atau menduga sebuah konten di Kabar18 dibuat dengan AI tanpa keterangan, sampaikan ke info@kabar18.com. Laporan ditangani sesuai Kebijakan Koreksi, Ralat, Hak Jawab & Hak Koreksi. Sengketa atas karya jurnalistik yang menggunakan AI diselesaikan melalui Dewan Pers.

Peninjauan kebijakan

Teknologi ini berubah cepat. Redaksi meninjau kebijakan ini sedikitnya setahun sekali, atau lebih cepat bila Dewan Pers menerbitkan ketentuan baru. Standar kerja redaksi yang lebih luas ada di Standar Editorial & Verifikasi Fakta.

Halaman ini terakhir diperbarui pada 19 September 2026. Penanggung Jawab Redaksi: Mursyid Sonsang.

Terakhir diperbarui