Kabar18.com

Kamis, 8 Oktober 2026

Amalia Soroti Peran Daerah dalam Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyebut ekonomi Indonesia tumbuh 5,45 persen pada semester I 2026. Sebanyak 17 dari 38 provinsi melampaui rata-rata nasional.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan gedung pencakar langit dan proyek konstruksi dengan latar langit sore.
Ilustrasi: Deretan gedung pencakar langit dan proyek konstruksi dengan latar langit sore. · Foto: Peter Kambey / Pexels

Jakarta — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional semester I 2026 mencapai 5,45 persen dan 17 provinsi berada di atas rata-rata tersebut dalam Mata Lokal Fest 2026 pada 7 Oktober 2026.

Amalia menjelaskan, capaian nasional itu merupakan agregasi kontribusi pertumbuhan ekonomi di tingkat daerah. Dari 38 provinsi di Indonesia, 17 provinsi mencatat pertumbuhan ekonomi di atas pertumbuhan nasional sebesar 5,45 persen.

Dalam pemaparannya, Amalia menyampaikan gambaran perekonomian Indonesia berbasis data statistik, mulai tingkat makro hingga mikro. Data tersebut menunjukkan keterkaitan antara kinerja kabupaten dan kota, provinsi, serta perekonomian nasional.

Mengapa data daerah penting bagi pembaca

Informasi pertumbuhan ekonomi daerah membantu pembaca memahami bahwa angka nasional terbentuk dari kinerja wilayah. Perbedaan capaian antardaerah juga memberi konteks mengenai sebaran aktivitas ekonomi di Indonesia.

Sejumlah provinsi yang disebut mencatat pertumbuhan di atas angka nasional antara lain Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Kepulauan Riau, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Bali, Banten, DKI Jakarta, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Selatan.

BPS mencatat Maluku Utara tumbuh 17,43 persen, Nusa Tenggara Barat 10,42 persen, Kepulauan Riau 7,02 persen, Gorontalo 6,94 persen, serta Sulawesi Tengah 6,84 persen. Jawa Timur tumbuh 5,84 persen, sedangkan DKI Jakarta mencatat 5,55 persen.

Paparan itu disampaikan di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta Pusat, dalam agenda Mata Lokal Fest 2026. Forum tersebut mengangkat data ekonomi dari tingkat makro hingga mikro sebagai dasar untuk melihat peran daerah dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Tokoh

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.