Kabar18.com

Sabtu, 10 Oktober 2026

Anwar Hubungi Prabowo Bahas Kabut Asap Lintas Batas

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menghubungi Presiden Prabowo Subianto pada 8 Oktober 2026 untuk membahas kabut asap lintas batas. Malaysia juga mendorong koordinasi ASEAN dan meningkatkan pembenihan awan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan gedung pencakar langit perkotaan terselimuti kabut dan polusi udara di bawah langit kekuningan.
Ilustrasi: Deretan gedung pencakar langit perkotaan terselimuti kabut dan polusi udara di bawah langit kekuningan. · Foto: 정규송 Nui MALAMA / Pexels

Kuala Lumpur — Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menghubungi Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada 8 Oktober 2026 untuk membahas kabut asap lintas batas yang memengaruhi Malaysia dan kawasan sekitarnya.

Mengapa ini penting: Kabut asap memengaruhi kesehatan masyarakat Malaysia, sementara 38 wilayah tercatat dalam kategori tidak sehat dan pemerintah Malaysia mendorong pertemuan menteri lingkungan hidup ASEAN.

Anwar mengatakan Prabowo menyetujui langkah yang diperlukan untuk menangani persoalan tersebut. Pernyataan itu disampaikan Anwar setelah ia berbicara langsung dengan Presiden Indonesia, menurut laporan Malay Mail dan The Star.

Malay Mail melaporkan bahwa Anwar menyebut kondisi kabut asap telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Pemerintah Malaysia memperhatikan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat dan meningkatkan frekuensi operasi pembenihan awan, meski hasil sebelumnya belum memuaskan.

Menurut laporan yang sama, Departemen Lingkungan Malaysia mencatat 38 wilayah berada dalam kategori tidak sehat berdasarkan Indeks Pencemar Udara pada pukul 15.00 waktu setempat. Departemen itu juga menyebut adanya 94 titik panas di Kalimantan dan 210 titik panas di Sumatra pada 7 Oktober.

Anwar juga meminta menteri luar negeri Malaysia menghubungi Sekretariat ASEAN untuk mengoordinasikan pertemuan menteri lingkungan hidup negara-negara ASEAN. Langkah itu ditujukan untuk memperkuat penanganan regional atas kabut asap.

The Star melaporkan Malaysia telah menjalankan operasi pembenihan awan dan pembuatan hujan hampir setiap hari melalui Angkatan Udara Diraja Malaysia serta sejumlah lembaga lain. Pemerintah Malaysia menyatakan akan terus memantau keadaan dan berkoordinasi dengan lembaga terkait serta mitra regional.

Dampak bagi masyarakat

Data yang dikutip Malay Mail menunjukkan kabut asap dengan tingkat sedang hingga tebal terpantau di Sumatra bagian selatan dan tengah, Singapura, serta Semenanjung Malaysia bagian selatan. Raja Malaysia sebelumnya meminta penutupan sekolah di wilayah dengan indeks pencemar udara di atas 150.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.