Kabar18.com

Sabtu, 3 Oktober 2026

Arrmanatha Nasir Memimpin Diplomasi Indonesia dari Jakarta

Presiden Prabowo Subianto melantik Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri pada 1 Oktober 2026. Sugiono beralih menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Meja rapat panjang berwarna putih dengan deretan kursi hitam di ruangan berlatar jendela besar.
Ilustrasi: Meja rapat panjang berwarna putih dengan deretan kursi hitam di ruangan berlatar jendela besar. · Foto: Tanpa nama / rawpixel (Openverse), CC0

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengangkat Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri dalam perombakan kabinet pada Kamis, 1 Oktober 2026. Arrmanatha menggantikan Sugiono, yang dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Arrmanatha merupakan diplomat karier dan sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri. Ia juga pernah menjadi perwakilan tetap Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York sebelum ditunjuk memimpin kementerian tersebut.

Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta. Pergantian itu menjadikan Arrmanatha pejabat baru yang menangani diplomasi Indonesia, sementara Sugiono beralih ke posisi koordinator bidang pembangunan manusia.

Perubahan kepemimpinan diplomasi berdampak pada agenda Indonesia

Perubahan ini penting bagi pembaca di Indonesia karena terjadi ketika pemerintah masih memantau keterlibatan negara dalam inisiatif Board of Peace untuk Gaza. Indonesia juga sebelumnya menyatakan komitmen untuk mengirim pasukan ke usulan pasukan stabilisasi internasional bagi Gaza.

Reuters melaporkan Arrmanatha mengatakan Indonesia masih memantau perkembangan terkait Board of Peace dan pasukan stabilisasi internasional tersebut. Ia juga menyebut stabilitas kawasan dan multilateralisme sebagai prioritas setelah pelantikan.

Sejumlah laporan menyebut Sugiono selama menjabat sebagai Menteri Luar Negeri mengawasi beberapa agenda kebijakan luar negeri, termasuk keanggotaan Indonesia dalam BRICS serta keputusan Jakarta bergabung dengan inisiatif Board of Peace. Arrmanatha sebelumnya menjadi wakil Sugiono di kementerian.

Pengangkatan itu menandai perubahan pada pucuk kementerian ketika Indonesia tetap menghadapi agenda diplomasi yang berkaitan dengan kawasan dan kerja sama multilateral.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.