Kabar18.com

Jumat, 25 September 2026

Banjarmasin Peringati Hari Jadi ke-500 dengan Ziarah Sejarah

Kota Banjarmasin memperingati hari jadi ke-500 pada 24 September 2026 melalui ziarah makam Sultan Suriansyah dan sidang istimewa. Agenda hiburan ditiadakan.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan sungai bertenang saat senja dengan pantulan langit berawan di permukaan air.
Ilustrasi: Pemandangan sungai bertenang saat senja dengan pantulan langit berawan di permukaan air. · Foto: RAVI LAGES / Pexels

Banjarmasin — Kota Banjarmasin memperingati hari jadi ke-500 pada Kamis, 24 September 2026, dengan prosesi ziarah ke makam Sultan Suriansyah dan sidang istimewa di gedung DPRD kota.

Peringatan lima abad itu berlangsung sederhana. Pemerintah Kota Banjarmasin meniadakan agenda hiburan sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang menghadapi musibah, termasuk darurat air bersih akibat kemarau panjang dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Prosesi ziarah diikuti Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), camat, lurah, dan unsur lainnya. Ziarah berlangsung di makam Sultan Suriansyah, raja pertama Kesultanan Banjar.

Hari Jadi Banjarmasin Menjaga Ingatan Sejarah Banjar

Tanggal 24 September dikaitkan dengan peristiwa pada 24 September 1526, ketika Raden Samudera memeluk Islam dan bergelar Sultan Suriansyah. Ia kemudian dikenang sebagai sultan pertama Kesultanan Banjar. Tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Jadi Kota Banjarmasin.

Rangkaian peringatan tahun ini tetap mempertahankan ziarah makam Sultan Suriansyah sebagai agenda utama. Setelah ziarah, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin di Gedung DPRD Kota Banjarmasin.

Bagi pembaca di Kalimantan Selatan dan daerah lain, peringatan ini menunjukkan hubungan antara agenda pemerintahan kota, penghormatan terhadap tokoh sejarah Banjar, dan kondisi masyarakat yang terdampak kemarau panjang serta kabut asap. Pelaksanaan tanpa hiburan juga membedakan peringatan tahun ini dari tahun-tahun sebelumnya.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Hukum

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.