Banjir Rendam Kuranji dan Koto Tangah, Warga Dievakuasi
Banjir setelah hujan lebat menerjang Kecamatan Kuranji dan Koto Tangah di Padang pada 10 Oktober 2026. BPBD dan tim gabungan mengevakuasi warga dari sejumlah titik.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Padang — Banjir melanda Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu, 10 Oktober 2026, setelah hujan lebat turun sejak siang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bersama tim SAR dan pihak terkait mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Kepala Pelaksana BPBD Padang Hendri Zulviton mengatakan dua kecamatan itu menjadi wilayah terdampak paling parah.
Di Kecamatan Kuranji, genangan terparah berada di kawasan Guo Lapau Munggu. Di Kecamatan Koto Tangah, lokasi terdampak mencakup Lumin Park dan Kampung Apa. Kondisi air di sejumlah titik masih cukup tinggi dan mengganggu arus transportasi. Akses jalan di kawasan By Pass, depan Rumah Sakit Siti Rahma, juga tidak dapat dilalui.
Evakuasi menjadi prioritas penanganan banjir Padang
BPBD memprioritaskan pemindahan warga dari titik terdampak ke lokasi yang lebih aman. Sekitar 40 kepala keluarga dievakuasi dari kawasan Lubuk Minturun dan sekitar 50 kepala keluarga dari Kuranji, dengan total lebih dari 100 jiwa.
Tim gabungan telah dikerahkan sejak sore. Hujan kemudian reda dan air mulai surut di sejumlah lokasi, tetapi proses evakuasi serta pendataan masih berjalan. Belum ada tenda pengungsian terpusat; warga terlebih dahulu dipindahkan ke area aman terdekat sebelum penanganan lanjutan ditentukan.
Perkembangan jumlah korban dan kondisi seluruh lokasi terdampak masih menunggu pembaruan resmi dari petugas di lapangan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Entrepreneur
Transaksi UMKM Sumatera Terdampak Bencana Capai 40.634.395
Satgas PRR mencatat 40.634.395 transaksi UMKM melalui perdagangan elektronik pada Agustus 2026 di wilayah terdampak bencana Sumatera. Transaksi disebu…
Terbaru di Daerah
Berita utama hari ini

Baca juga




