Kabar18.com

Minggu, 4 Oktober 2026

BMKG Nyatakan Gempa Magnitudo 5,9 di Calang Tak Berpotensi Tsunami

BMKG menyatakan gempa magnitudo 5,9 yang mengguncang Calang, Aceh Jaya, pada Minggu pagi tidak berpotensi tsunami. Gempa terjadi sekitar 40 menit setelah guncangan di Sumba Barat Daya.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Ombak tenang menyapu tepi pantai berpasir dengan air laut yang jernih.
Ilustrasi: Ombak tenang menyapu tepi pantai berpasir dengan air laut yang jernih. · Foto: Egor Komarov / Pexels

Calang — Gempa bermagnitudo 5,9 mengguncang wilayah Calang, Aceh Jaya, Aceh, pada Minggu, 4 Oktober 2026, pukul 06.37 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Menurut data BMKG yang dikutip RCTI+, gempa tercatat pada pukul 06:37:31 WIB. Episenternya berada di koordinat 4,56 derajat Lintang Utara dan 94,97 derajat Bujur Timur, sekitar 68 kilometer barat daya Calang, Aceh Jaya, dengan kedalaman 26 kilometer.

Gempa Aceh Jaya terjadi sekitar 40 menit setelah gempa bermagnitudo 6,1 di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, yang tercatat pada pukul 05:55:52 WIB. CNBC Indonesia melaporkan BMKG menyatakan kedua gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Gempa Aceh Jaya tidak memicu peringatan tsunami

Informasi yang dikutip dari BMKG menyebutkan status kejadian gempa di Aceh Jaya tidak berpotensi tsunami. Hingga laporan tersebut diterbitkan, belum ada laporan mengenai dampak maupun kerusakan akibat gempa.

CNBC Indonesia mencatat gempa di Sumba Barat Daya berkekuatan 6,1 dan berpusat di laut, 14 kilometer barat daya Kodi, dengan kedalaman 10 kilometer. Setelah itu, gempa berkekuatan 5,9 tercatat di wilayah Calang-Aceh Jaya.

Data gempa Aceh Jaya pada laporan Viva juga menyebutkan lokasi episenter sekitar 68 kilometer barat daya Calang dan kedalaman 26 kilometer. BMKG kemudian memperbarui sebagian parameter gempa dalam informasi berikutnya, tetapi laporan yang menjadi dasar berita ini memuat magnitudo awal 5,9.

Warga tetap perlu memperhatikan informasi resmi BMKG mengenai perkembangan aktivitas gempa dan kemungkinan gempa susulan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Daerah

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.