Kabar18.com

Jumat, 2 Oktober 2026

BMKG Peringatkan Gelombang hingga 4 Meter di Selatan Jawa

BMKG memperingatkan gelombang 2,5 hingga 4 meter di sejumlah perairan selatan Indonesia hingga 2 Oktober 2026. Pesisir Maluku juga berpotensi mengalami rob.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Hamparan laut luas dengan ombak berbusa putih di bawah langit mendung berkabut.
Ilustrasi: Hamparan laut luas dengan ombak berbusa putih di bawah langit mendung berkabut. · Foto: Atlantic Ambience / Pexels

Bandar Lampung — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia barat Lampung, selatan Banten, dan selatan Jawa Tengah pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Peringatan tersebut berlaku untuk aktivitas pelayaran di wilayah perairan yang berpotensi mengalami gelombang tinggi. Informasi BMKG yang dikutip RRI menyebutkan kisaran gelombang 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di sejumlah kawasan Samudra Hindia, termasuk barat Lampung, selatan Banten, dan selatan Jawa Tengah.

Periode prakiraan gelombang tinggi yang diberitakan Metro TV berlangsung pada 29 September hingga 2 Oktober 2026. Pengguna transportasi laut di wilayah terdampak perlu memperhatikan informasi cuaca maritim dan perkembangan peringatan resmi BMKG sebelum beraktivitas.

Gelombang tinggi dan rob berdampak pada aktivitas pesisir

Risiko gelombang tinggi berkaitan dengan keselamatan pelayaran, terutama bagi kapal kecil dan kegiatan masyarakat di sekitar perairan terbuka. Selain ancaman gelombang, BMKG juga mengingatkan potensi banjir pesisir atau rob di Maluku hingga 2 Oktober 2026.

RRI melaporkan wilayah pesisir Maluku yang masuk pemantauan meliputi Kota Ambon, Maluku Tengah, Kepulauan Kei, Kepulauan Aru, dan Kepulauan Tanimbar. Potensi rob tersebut dikaitkan dengan meningkatnya ketinggian maksimum air laut setelah fase Bulan Purnama pada 26 September 2026.

Wilayah barat Lampung, selatan Banten, dan selatan Jawa Tengah termasuk kawasan yang perlu mencermati kondisi laut selama periode peringatan. Masyarakat pesisir dan pelaku pelayaran dapat mengikuti pembaruan prakiraan serta peringatan gelombang BMKG untuk menyesuaikan kegiatan di laut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Daerah

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.