Kabar18.com

Selasa, 13 Oktober 2026

BPBD Makassar Minta Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

BPBD Makassar meminta warga mengurangi aktivitas luar ruangan akibat kabut asap. Data BMKG mencatat PM2.5 di Maros 85,3 mikrogram per meter kubik dengan kategori tidak sehat.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seorang wanita berambut keriting mengenakan masker pelindung putih di dekat jendela.
Ilustrasi: Seorang wanita berambut keriting mengenakan masker pelindung putih di dekat jendela. · Foto: Sora Shimazaki / Pexels

Makassar — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar meminta warga mengurangi aktivitas di luar ruangan pada Selasa (13/10/2026) karena kabut asap dan kualitas udara yang memburuk.

Kepala Pelaksana BPBD Makassar Muh Fadli Tahar mengatakan warga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak kabut asap. Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan dianjurkan menggunakan masker yang sesuai, sedangkan aktivitas berat di luar ruangan perlu dikurangi ketika kualitas udara memburuk.

Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar yang diperbarui pada 9 Oktober 2026 pukul 10.45 Wita mencatat konsentrasi partikulat halus PM2.5 di Maros sebesar 85,3 mikrogram per meter kubik. Angka itu masuk kategori tidak sehat.

Data tersebut merupakan hasil pengukuran di Maros, bukan pengukuran langsung yang mewakili seluruh wilayah Kota Makassar. Karena itu, angka tersebut menjadi rujukan kondisi udara di wilayah sekitar, sementara warga tetap diminta memantau informasi resmi dan memperhatikan kondisi kesehatan.

Imbauan BPBD penting bagi aktivitas warga Makassar

Paparan partikel halus dapat meningkat ketika udara berasap. Pembatasan aktivitas luar ruangan membantu mengurangi paparan, terutama bagi warga yang melakukan olahraga atau pekerjaan fisik di luar rumah.

Kelompok yang lebih rentan terhadap kualitas udara buruk perlu mendapat perhatian dalam penerapan imbauan tersebut. Warga yang mengalami gangguan kesehatan setelah terpapar asap dianjurkan berkonsultasi dengan layanan kesehatan, sebagaimana imbauan BPBD dalam laporan terkait.

BMKG juga melaporkan kualitas udara Makassar dan sekitarnya masih berpotensi berada pada kategori sedang hingga tidak sehat sampai 13 Oktober 2026. Kondisi itu dikaitkan dengan kabut atau haze serta akumulasi partikel kering, termasuk debu, asap, dan polutan lain.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Lingkungan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.