Bulog Catat Pengadaan Beras 102,88 Persen, Proyeksikan 130 Persen
Perum Bulog mencatat pengadaan beras dalam negeri mencapai 4.115.014 ton atau 102,88 persen dari target pemerintah hingga 9 Oktober 2026 dan memproyeksikan capaian 130 persen pada akhir tahun.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta — Perum Bulog mencatat pengadaan beras hasil panen dalam negeri mencapai 4.115.014 ton atau 102,88 persen dari target pemerintah hingga 9 Oktober 2026.
Mengapa ini penting: Capaian 4.115.014 ton membuat pengadaan beras Bulog melampaui target pemerintah 4 juta ton pada 2026 dan memperkuat cadangan pangan nasional.
Data tertulis Bulog yang dikutip Kontan menunjukkan capaian itu melampaui target penugasan pemerintah sebesar 4 juta ton. Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan perusahaan tetap melanjutkan penyerapan hingga akhir tahun.
Rizal memperkirakan pengadaan beras dapat mencapai 130 persen dari target pemerintah pada akhir 2026. Perkiraan itu disampaikan dalam pertemuan di Jakarta pada 8 Oktober 2026, ketika ia menyebut capaian pengadaan sudah lebih dari 4 juta ton dan belum memasuki Desember.
Menurut Detik, Bulog mencatat pengadaan 4,11 juta ton hingga 10 Oktober 2026. Angka tersebut lebih tinggi daripada target 4 juta ton yang ditetapkan pemerintah untuk tahun ini.
Capaian pengadaan itu disebut menjadi salah satu indikator swasembada pangan berkelanjutan. Bulog juga menyatakan penyerapan beras tetap berjalan untuk memperkuat cadangan pangan nasional.
Target pengadaan 4 juta ton pada 2026 sebelumnya ditetapkan pemerintah melalui Instruksi Presiden. Pada 3 Juni 2026, Bulog melaporkan realisasi serapan gabah dan beras petani mencapai 3.008.626 ton atau sekitar 75 persen dari target tersebut.
Dengan demikian, angka 130 persen masih merupakan proyeksi, sedangkan capaian yang telah terealisasi berada pada 102,88 persen atau 4.115.014 ton berdasarkan data hingga 9 Oktober 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Entrepreneur
OJK Terbitkan Laporan Semesteran Pembiayaan UMKM
Otoritas Jasa Keuangan menerbitkan laporan semesteran pembiayaan UMKM. Hingga Juli 2026, pembiayaan mencapai Rp1.949 triliun dan tumbuh 3,09 persen se…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan
Berita utama hari ini

Baca juga





