KABAR18.COM – Bupati Sarolangun H Hurmin menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Persiapan Pengamanan Idul Fitri Tahun 1446 Hijriyah/2025 Masehi,di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung Gubernur Jambi Dr H Alharis, S.Sos, MH, yang dihadiri jajaran forkopimda Provinsi Jambi, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi, Para Bupati dan Wali Kota Se-Provinsi Jambi, jajaran terkait.
Baca Juga: Hurmin-Gerry Resmi Dapat Rekomendasi Partai PPP Maju Pilkada Sarolangun
Dari jajaran Kabupaten Sarolangun, hadir langsung Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Suyono, S.Sos, Kajari Sarolangun Alfred Tasik Pallulungan, SH, MH, Kabag OPD Polres Sarolangun Kompol Eko Prasetya, Pabung Kodim 0420/Sarko Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH, Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, S.Pd.I, M.Pd.I.
Dalam kegiatan tersebut, tampak Bupati Sarolangun Hurmin memaparkan kondisi terkini di Kabupaten Sarolangun serta rencana kegiatan dalam persiapan pengamanan hari raya idul Fitri 1446 Hijiryah/2025 Masehi.
Baca Juga: Gubernur Al Haris: Penanganan Stunting, Jambi Nomor 2 Se-Indonesia Setelah Bali
Usai kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sarolangun bersama jajaran forkopimda Sarolangun tentunya akan bersinergi dalam pelaksanaan pengamanan hari raya idul Fitri baik sebelum, saat maupun sesudah hari raya idul Fitri.
” Hari ini kita menghadiri rakor lintas sektoral Persiapan Pengamanan hari raya idul Fitri atau biasanya operasi ketupat dan pembahasan masalah isu terkini, seperti banjir, longsor, bencana hidrometeorologi, yang terjadi di Kabupaten Sarolangun,” kata Hurmin.
Baca Juga: Presiden RI Resmi Lantik Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun Periode 2025-2030.
Pengamanan hari raya idul Fitri, lanjut Hurmin, telah dilakukan Rakor Lintas Sektoral tingkat Kabupaten Sarolangun sebelumnya. Dengan rincian kegiatan pengamanan dalam operasi ketupat sebagai berikut
Time Line kegiatan operasi ketupat, Tanggal 17 Maret 2025 melaksanakan rakor Lintas Sektoral kesiapan Operasi Ketupat Tahun 2025, Tanggal 19 Maret 2025 melaksanakan Lat Pra Operasi Ketupat Tahun 2025, Tanggal 20 Maret 2025 melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tahun 2025, Tanggal 26 Maret 2025 s.d 08 April 2025 Pelaksanaan Operssi Ketupat dan pada tanggal 09 April 2025 Pelaksanaan anev dan konsolidasi.
” Selama arus mudik lebaran ini juga dipetakan beberapa titik rawan kecelakaan di wilayah kita sarolangun yang harus menjadi kewaspadaan para pemudik nantinya,” katanya.
Titik rawan kecelakaan itu meliputi Jalan lintas Sarolangun tembesi tepatnya di Desa Batu Kucing Kec. Pauh, Jalan lintas Sumatera tepatnya di Desa Pelawan Kec. Pelawan, Jalan lintas Sumatera tepatnya di Desa Dusun Dalam Kec. Bathin VIII, dan Jalan lintas Sumatera tepatnya di Desa Penarun Kec. Bathin VIII.
Sementara untuk pos pengamanan dalam operasi ketupat, tentunya akan disiapkan bersama forkopimda Sarolangun, dibeberapa titik lokasi, diantaranya Pospam Kota Sarolangun Jalan Lintas Sumatera KM. 01 Kec. Sarolangun Kab. Sarolangun depan Bank BPD Jambi Cab. Sarolangun.
Kemudian Pospam Singkut, Jalan lintas Sumatera Kec. Singkut Kab. Sarolangun sebelah SPBU Singkut, Pospam Bathin VII Jalan Lintas Sumatera Desa Bangun Jayo Kec. Bathin VIII Kab. Sarolangun Batas Kab. Sarolangun – Kab. Bangko, Pospam Pauh, Jl. Lintas Sarolangun Tembesi, Simpang PT. Samhutani Desa Karmen Kec. Pauh Kab. Sarolangun dan Pospam Mandiangin, Desa Talang Serdang Sebelah Masjid Tomy Kec. Mandiangin.
” Persiapan arus mudik kita tentu harus mempersiapkan dengan baik bersama dengan forkopimda Sarolangun, insa allah di Kabupaten Sarolangun, forkopimda kompak selalu. Untuk soal banjir, kami himbau kepada masyarakat Sarolangun untuk tetap waspada, menjaga keamanan dan menjaga diri masing-masing,”katanya.
Sementara itu, Gubernur Jambi Alharis menekankan agar dalam perayaan hari raya idul Fitri ini, seluruh Kabupaten/Kota untuk memperhatikan kondusifitas daerah, termasuk masyarakat yang masih terkena dampak banjir.
” Kita ingin semuanya baik baik saja, semuanya lancar, idul Fitri aman, daerah aman, rakyat yang terdampak banjir juga aman,” katanya.
Selain itu, dalam rakor lintas sektoral ini juga di bahas mulai arus mudik, arus balik, kondisi daerah harus stabil termasuk lokasi wisata yang biasa dikunjungi masyarakat harus aman, sehingga diharapkan jangan sampai membahayakan masyarakat semua.
” Saya kira harus disiapkan dengan sebaik-baiknya. Sehingga nanti sebelum, saat dan sesudah idul fitri kondisinya aman dan rakyat berbahagia itu yang kita harapkan,” katanya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS