Kabar18.com

Rabu, 23 September 2026

CapCut Siapkan Watermark AI untuk Konten Digital

CapCut menyiapkan watermark tak kasatmata dan standar C2PA untuk meningkatkan transparansi video yang dibuat atau disunting dengan bantuan AI.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Kamera video profesional dengan monitor tambahan di atas meja kerja editor.
Ilustrasi: Kamera video profesional dengan monitor tambahan di atas meja kerja editor. · Foto: Jakub Zerdzicki / Pexels

JakartaCapCut menyiapkan teknologi transparansi konten berbasis kecerdasan buatan melalui watermark tak kasatmata dan Kredensial Konten berstandar C2PA pada 22 September 2026. Teknologi ini dibahas dalam laporan detikcom mengenai upaya mencegah penyalahgunaan konten AI.

Watermark tak kasatmata merupakan penanda khusus yang disisipkan ke berkas video tanpa terlihat oleh mata. Menurut laporan tersebut, penanda ini menunjukkan bahwa konten dikembangkan atau disunting dengan bantuan AI, tanpa mengubah tampilan visual video.

CapCut juga mengintegrasikan Coalition for Content Provenance and Authenticity (C2PA), yaitu standar untuk mencatat asal-usul dan riwayat perubahan konten secara digital. Catatan ini dapat membantu audiens dan platform memeriksa keaslian serta modifikasi sebuah video.

Transparansi konten AI penting bagi pembaca

Bagi pengguna layanan digital di Indonesia, penanda asal-usul dapat menjadi informasi tambahan ketika video dibagikan atau dipublikasikan. Watermark yang tidak terlihat dan catatan C2PA bekerja sebagai informasi teknis, sehingga identifikasi penggunaan AI tidak bergantung pada tampilan logo yang terlihat selama video diputar.

Laporan Katadata menyebut CapCut menerapkan langkah transparansi serupa dalam kegiatan AI Content Fest 2026, termasuk invisible watermarks dan Kredensial Konten dari C2PA. Laporan RMOL juga menyebut penggunaan kedua teknologi tersebut untuk mendukung transparansi konten yang dibuat dengan AI.

C2PA mencatat riwayat serta rekam jejak digital asal-usul konten. Dengan demikian, informasi tentang proses pembuatan atau penyuntingan dapat tersedia bagi pihak yang ingin memverifikasi video, meskipun laporan yang tersedia tidak merinci waktu penerapan teknologinya di seluruh layanan CapCut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Teknologi

  2. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.