CapCut Siapkan Watermark AI untuk Konten Digital
CapCut menyiapkan watermark tak kasatmata dan standar C2PA untuk meningkatkan transparansi video yang dibuat atau disunting dengan bantuan AI.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta — CapCut menyiapkan teknologi transparansi konten berbasis kecerdasan buatan melalui watermark tak kasatmata dan Kredensial Konten berstandar C2PA pada 22 September 2026. Teknologi ini dibahas dalam laporan detikcom mengenai upaya mencegah penyalahgunaan konten AI.
Watermark tak kasatmata merupakan penanda khusus yang disisipkan ke berkas video tanpa terlihat oleh mata. Menurut laporan tersebut, penanda ini menunjukkan bahwa konten dikembangkan atau disunting dengan bantuan AI, tanpa mengubah tampilan visual video.
CapCut juga mengintegrasikan Coalition for Content Provenance and Authenticity (C2PA), yaitu standar untuk mencatat asal-usul dan riwayat perubahan konten secara digital. Catatan ini dapat membantu audiens dan platform memeriksa keaslian serta modifikasi sebuah video.
Transparansi konten AI penting bagi pembaca
Bagi pengguna layanan digital di Indonesia, penanda asal-usul dapat menjadi informasi tambahan ketika video dibagikan atau dipublikasikan. Watermark yang tidak terlihat dan catatan C2PA bekerja sebagai informasi teknis, sehingga identifikasi penggunaan AI tidak bergantung pada tampilan logo yang terlihat selama video diputar.
Laporan Katadata menyebut CapCut menerapkan langkah transparansi serupa dalam kegiatan AI Content Fest 2026, termasuk invisible watermarks dan Kredensial Konten dari C2PA. Laporan RMOL juga menyebut penggunaan kedua teknologi tersebut untuk mendukung transparansi konten yang dibuat dengan AI.
C2PA mencatat riwayat serta rekam jejak digital asal-usul konten. Dengan demikian, informasi tentang proses pembuatan atau penyuntingan dapat tersedia bagi pihak yang ingin memverifikasi video, meskipun laporan yang tersedia tidak merinci waktu penerapan teknologinya di seluruh layanan CapCut.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Teknologi

Kapasitas AI Campus 2 BDx di Jatiluhur Mencapai 640 MW
BDx Data Centers memulai pembangunan AI Campus 2 atau CGK4 di Jatiluhur, Jawa Barat, dengan kapasitas hingga 640 megawatt. Gedung pertama ditargetkan…
Berita utama hari ini

Baca juga



