Kabar18.com

Rabu, 23 September 2026

Ekonom Ingatkan Defisit APBN Indonesia Bisa Tembus 3,1 Persen

Ekonom memperingatkan defisit APBN 2026 berpotensi mencapai 3,1 persen PDB. Pemerintah tetap menyatakan defisit akan dijaga di bawah batas 3 persen.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 1 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Kalkulator, buku catatan kosong, dan pulpen di atas tumpukan uang kertas dolar AS.
Ilustrasi: Kalkulator, buku catatan kosong, dan pulpen di atas tumpukan uang kertas dolar AS. · Foto: https://kaboompics.com/ / Pexels

Jakarta — Ekonom memperingatkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 berpotensi mencapai 3,1 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia pada 23 September 2026.

Proyeksi defisit APBN 2026 berada pada kisaran 2,9–3,1 persen PDB. Posisi defisit diperkirakan telah mencapai 2,85 persen PDB, sehingga ruang menuju batas 3 persen tersisa sekitar 0,15 poin persentase.

Perkiraan tersebut disampaikan dalam konteks tekanan fiskal yang berkaitan dengan pelemahan rupiah dan kondisi pasar keuangan. Pemerintah tetap berkomitmen menjaga defisit di bawah 3 persen.

Mengapa Peringatan Defisit APBN Penting bagi Pembaca

Perubahan defisit APBN berpengaruh pada ruang pemerintah membiayai program publik dan mengelola kebutuhan pembiayaan negara. Batas defisit 3 persen PDB menjadi rujukan penting dalam pembahasan kebijakan fiskal Indonesia.

Data Kementerian Keuangan menunjukkan defisit APBN hingga Agustus 2026 mencapai Rp240,1 triliun atau 0,93 persen PDB. Proyeksi akhir tahun mencapai Rp734,3 triliun atau 2,85 persen PDB.

Angka proyeksi tersebut berbeda dari peringatan ekonom yang memperkirakan defisit dapat berada pada kisaran 2,9–3,1 persen PDB. Perbedaan ini mencerminkan perbedaan antara target pemerintah dan skenario risiko yang disampaikan ekonom.

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan pemerintah akan menjaga defisit di bawah 3 persen. Sementara itu, ekonom Juniman memperkirakan defisit 2026 berada pada kisaran 2,8–2,93 persen PDB.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi & Keuangan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.