Kabar18.com

Jumat, 9 Oktober 2026

Ekonomi Tiga Wilayah Sumatera Mulai Pulih Pascabencana

Pemerintah menyebut aktivitas ekonomi di tiga provinsi terdampak banjir dan longsor mulai pulih. Indikatornya meliputi aktivasi pasar rakyat, pembiayaan KUR, dan transaksi UMKM.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pedagang memilah tumpukan cabai segar dalam keranjang anyaman besar di pasar.
Ilustrasi: Pedagang memilah tumpukan cabai segar dalam keranjang anyaman besar di pasar. · Foto: Galib Rahman Nadim / Pexels

Jakarta — Pemerintah menyatakan aktivitas ekonomi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat mulai pulih pada 8 Oktober 2026.

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera menyebut pemulihan terlihat dari kembali berfungsinya pasar rakyat, meningkatnya akses pembiayaan usaha, dan berjalannya aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah terdampak.

Juru Bicara Satgas PRR Amran mengatakan aktivasi pasar rakyat di Aceh telah mencapai 90 persen. Di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, aktivasi pasar rakyat masing-masing mencapai 100 persen. Pemerintah menggunakan kembalinya fungsi pasar sebagai salah satu indikator pemulihan perdagangan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dalam pembiayaan usaha, per 5 Oktober 2026 tercatat 121.984 debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Aceh, 44.049 debitur di Sumatera Utara, dan 27.670 debitur di Sumatera Barat. Aktivitas UMKM juga tercatat melalui 40.634.395 transaksi perdagangan elektronik hingga 26 Agustus 2026.

Pemulihan pasar dan pembiayaan menopang ekonomi daerah terdampak

Perkembangan tersebut berkaitan dengan pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatera pada November 2025. Pemulihan tidak hanya diukur dari pembukaan kembali pasar, tetapi juga dari akses modal dan kegiatan UMKM di tiga provinsi.

Satgas PRR menyatakan pemulihan ekonomi berlangsung bertahap. Sektor perdagangan, pembiayaan usaha, UMKM, pertanian, serta kelautan dan perikanan menjadi bagian dari pemantauan pemulihan di wilayah terdampak.

Data debitur KUR dan transaksi perdagangan elektronik menunjukkan bahwa kegiatan ekonomi masyarakat kembali berjalan setelah gangguan akibat bencana. Pemerintah menyatakan pemulihan tersebut terus dikawal agar aktivitas ekonomi dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Daerah

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.