Kabar18.com

Jumat, 23 Oktober 2026

Empat Benda Budaya Indonesia Dipulangkan ke Jakarta

Empat benda budaya yang diverifikasi berasal dari Indonesia dipulangkan dari New York dan Belanda. Koleksi itu mencakup arca Avalokiteshvara serta tengkorak suku Dayak dan Asmat.

Oleh

· 2 menit baca

Jakarta — Empat benda budaya asal Indonesia dipulangkan dari New York, Amerika Serikat, dan Belanda ke Indonesia pada 2026, dengan dua arca perunggu Buddha Avalokiteshvara serta dua tengkorak suku Dayak dan suku Asmat sebagai bagian dari koleksi tersebut.

Empat benda itu telah diverifikasi Panel Ahli Repatriasi dan dinyatakan berasal dari Indonesia. Benda-benda tersebut dibawa dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York melalui mekanisme hand carry dengan pengawalan untuk menjaga keamanannya.

Koleksi yang dipulangkan dari New York terdiri atas dua arca perunggu Bodhisattva Avalokiteshvara dari abad ke-8, masing-masing memiliki tinggi 40,64 cm dan 50,8 cm, serta satu tengkorak suku Dayak dan satu tengkorak suku Asmat. Benda-benda itu tiba di Indonesia pada 29 Agustus 2026.

Untuk sementara, seluruh koleksi disimpan di Museum Nasional Indonesia. Penyimpanan dilakukan dengan memperhatikan keamanan dan keterawatan koleksi, sambil menunggu proses serah terima resmi dari Kementerian Luar Negeri kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Repatriasi memperkuat pemulangan warisan budaya Indonesia

Pemulangan empat benda budaya ini menjadi bagian dari upaya diplomasi kebudayaan dan penelusuran asal-usul koleksi Indonesia yang berada di luar negeri. Verifikasi panel ahli menjadi dasar untuk memastikan keterkaitan benda-benda tersebut dengan Indonesia sebelum dikembalikan.

Dalam rangkaian repatriasi yang lebih luas, Kementerian Kebudayaan juga menyebut pemulangan empat objek Koleksi Dubois dari Belanda dan empat benda budaya dari New York pada 2025, termasuk Arca Puspatara.

Tahap berikutnya untuk empat benda yang telah tiba di Indonesia adalah penyelesaian serah terima resmi antarkementerian. Sampai proses itu selesai, koleksi tetap berada di Museum Nasional Indonesia.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ragam

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.