GKR Bendara Perkenalkan Nasi Golong Gilig dan Dawet Sambal
GKR Bendara memperkenalkan nasi golong gilig dari lingkungan Keraton Yogyakarta dan dawet sambal dari Kulon Progo dalam forum gastronomi pada 2 Oktober 2026.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Yogyakarta — Gusti Kanjeng Ratu Bendara memperkenalkan nasi golong gilig dari lingkungan Keraton Yogyakarta dan dawet sambal dari Kulon Progo dalam Wonderful Indonesia Gastronomy Talks and Forum di Grand Hotel de Djokja pada 2 Oktober 2026.
Mengapa ini penting: Pengunjung dapat mengenal dua kuliner tradisional yang jarang dikenal melalui forum pada 2 Oktober dan Artisan Market yang berlangsung hingga 4 Oktober 2026.
Menurut detikJogja, Bendara menyebut kedua hidangan itu sebagai kuliner yang kini jarang dikenal. Ia mendorong pengenalan kembali sajian tersebut melalui industri restoran dan paket perjalanan di desa wisata.
Nasi untuk acara tertentu
Nasi golong gilig, atau sego golong gilig, merupakan sajian yang menurut Bendara hanya dikeluarkan pada acara tertentu di lingkungan Keraton Yogyakarta. Ia mengatakan narasi mengenai hidangan itu perlu diperkenalkan kembali agar industri kuliner dapat menghidangkannya kepada masyarakat.
Dawet sambal dari Kulon Progo
Bendara juga memperkenalkan dawet sambal dari Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo. Hidangan itu disebut sebagai warisan budaya yang menghadapi persoalan regenerasi karena belum banyak dikenal dan diulas.
Dawet sambal memadukan dawet dengan sambal pecel dan tahu. Bendara menyebut hidangan tersebut dapat dikembangkan sebagai bagian dari paket perjalanan wisata di desa.
Rangkaian acara
WIG Talks and Forum menghadirkan 22 pembicara dalam lima sesi diskusi dan satu sesi ulasan buku. Indonesia Travel menyebut forum itu membahas gastronomi sebagai identitas budaya, pengembangan wisata kuliner, inovasi industri makanan dan minuman, serta penguatan kuliner Indonesia di tingkat internasional.
Rangkaian WIG 2026 berlangsung pada 26 September–4 Oktober 2026 di sejumlah kota. Artisan Market di Grand Hotel de Djokja berlangsung pada 2–4 Oktober dengan 21 pelaku usaha kuliner serta lokakarya dan sesi mencicipi makanan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Lingkungan
BMKG Peringatkan Gelombang hingga 4 Meter di Perairan DIY
BMKG memperingatkan potensi gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter di perairan selatan Yogyakarta. Peringatan berlaku 25 September pukul 07.00 WIB hing…
Terbaru di Gaya Hidup

Berita utama hari ini

Baca juga





