GoTo Gelar RUPSLB Bahas Pengurangan Modal dan Pengurus
GoTo menggelar RUPSLB pada 14 Oktober 2026 untuk meminta persetujuan penarikan 32.186.417.803 saham treasuri, pembatalan program ESOP/MSOP, dan pengunduran diri Catherine Hindra.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Indonesia — PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 14 Oktober 2026 untuk meminta persetujuan pengurangan modal dan pengunduran diri Wakil Direktur Utama Catherine Hindra Sutjahyo.
Mengapa ini penting: Keputusan RUPSLB dapat mengubah modal ditempatkan dan disetor GoTo serta menentukan pengesahan pengunduran diri Catherine Hindra sebagai Wakil Direktur Utama.
Rapat dijadwalkan berlangsung pukul 10.00-11.30 WIB. Menurut keterbukaan informasi perseroan yang dikutip CNBC Indonesia dan Investor Daily, pengurangan modal dilakukan dengan menarik kembali saham treasuri yang diperoleh dari program pembelian kembali saham pada 12 Juni 2024 hingga 11 Juni 2025.
Jumlah saham Seri A yang diusulkan untuk ditarik kembali mencapai 32.186.417.803 saham. Langkah itu akan mengubah anggaran dasar GoTo terkait modal ditempatkan dan disetor serta membutuhkan persetujuan pemegang saham.
Manajemen juga membatalkan rencana penggunaan saham treasuri untuk program kepemilikan saham karyawan dan manajemen, atau ESOP/MSOP. Keputusan tersebut disebut mempertimbangkan kondisi pasar global dan nasional, kepentingan perseroan, serta manfaat bagi pemegang saham.
Agenda kedua adalah persetujuan atas pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo sebagai Wakil Direktur Utama. Perseroan menerima surat pengunduran diri itu pada 28 Agustus 2026.
Investor Daily melaporkan bahwa pengunduran diri Catherine berkaitan dengan prioritas terhadap komitmen keluarga. Perubahan tersebut tetap memerlukan persetujuan RUPSLB.
Rapat akan menentukan apakah rencana pengurangan modal dan perubahan pengurus itu disetujui pemegang saham GoTo.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Analisis
Mengapa Tax Ratio Indonesia Masih Berada di Kisaran 8 Persen?
Tax ratio Indonesia berada di kisaran 8 persen pada 2025. Apa arti angka ini, mengapa berbeda dari penerimaan pajak, dan bagaimana pengaruhnya terhada…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga




