Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Diminta Menjauh 2 Kilometer
Gunung Anak Krakatau di Lampung erupsi pada 8 Oktober 2026 pukul 18:28 WIB. Status tetap Level II (Waspada), dan masyarakat diminta menjauh 2 km dari kawah aktif.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Bandar Lampung — Gunung Anak Krakatau di Lampung kembali erupsi pada 8 Oktober 2026 pukul 18:28 WIB, sementara status aktivitasnya tetap Level II (Waspada), berdasarkan laporan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Erupsi tercatat pada Kamis, 08 Oktober 2026, pukul 18:28 WIB. Laporan Badan Geologi menyebut erupsi masih berlangsung ketika laporan dibuat. Tinggi kolom letusan tidak teramati, sedangkan aktivitas erupsi terekam pada seismogram.
Masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki diminta tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah aktif. Imbauan ini berlaku selama gunung api tersebut berada pada status Level II (Waspada).
Radius 2 km menjadi batas aman aktivitas
Pembatasan tersebut diperlukan karena kawasan kawah aktif masih menunjukkan aktivitas erupsi. Laporan yang dikutip media menyatakan Gunung Anak Krakatau berada di Lampung dan berada dalam kawasan Selat Sunda. Informasi pemantauan juga menyebut kondisi visual letusan tidak teramati.
Badan Geologi sebelumnya menurunkan status aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) pada 21 September 2026 pukul 18:30 WIB. Setelah erupsi pada 8 Oktober 2026, status gunung api tetap Level II (Waspada).
Warga dan pengunjung di sekitar kawasan diminta mengikuti rekomendasi Badan Geologi serta tidak memasuki radius 2 km dari kawah aktif. Laporan yang tersedia tidak menyebut perubahan status atau penutupan kawasan setelah erupsi tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pemerintahan
Gubernur Lampung Tinjau Penanganan Jalan Kotabumi-Ketapang
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dijadwalkan meninjau penanganan reaksi cepat Jalan Kotabumi-Ketapang pada 28 September 2026. Agenda lain menca…
Terbaru di Daerah

Berita utama hari ini

Baca juga





