Kabar18.com

Selasa, 6 Oktober 2026

Gunung Ile Lewotolok Meletus 90 Kali di Lembata

Gunung Ile Lewotolok di Lembata, Nusa Tenggara Timur, meletus 90 kali selama pengamatan 5 Oktober 2026. Guguran dan lava mengarah ke tenggara.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Lanskap lereng gunung berbatu vulkanik dengan asap mengepul di kejauhan di bawah langit biru.
Ilustrasi: Lanskap lereng gunung berbatu vulkanik dengan asap mengepul di kejauhan di bawah langit biru. · Foto: Timo Volz / Pexels

Lembata — Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, meletus 90 kali selama periode pengamatan 5 Oktober 2026. Aktivitas tersebut tercatat dalam pengamatan pukul 00.00 hingga 24.00 WITA.

Petugas melaporkan letusan memiliki tinggi 100–200 meter dengan asap berwarna putih dan kelabu. Selain itu, teramati guguran sejauh 400–500 meter ke arah tenggara serta aliran lava menuju sektor yang sama hingga 500 meter dari bibir kawah aktif.

Gunung Ile Lewotolok berada pada status Level II atau Waspada. Masyarakat sekitar, pengunjung, pendaki, dan wisatawan diminta tidak memasuki atau beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung serta radius 3 kilometer pada sektor selatan dan tenggara.

Radius bahaya menjadi perhatian warga dan wisatawan

Pembatasan tersebut penting bagi pembaca karena wilayah yang terdampak mencakup permukiman dan tujuan kunjungan di Kabupaten Lembata. Ancaman yang perlu diwaspadai meliputi guguran atau longsoran lava dan awan panas pada sektor selatan dan tenggara, sektor barat, serta sektor timur laut.

Petugas juga mengimbau warga menggunakan masker untuk melindungi mulut, hidung, mata, dan kulit dari abu vulkanik. Tempat penampungan air bersih perlu ditutup agar tidak terpapar abu. Masyarakat diminta menghindari gangguan pernapasan dan gangguan kesehatan lain yang dapat muncul akibat paparan material vulkanik.

Rekomendasi aktivitas di wilayah radius bahaya tetap berlaku selama status gunung berada pada Level II atau Waspada. Laporan pengamatan mencatat adanya gemuruh lemah bersamaan dengan guguran dan aliran lava ke arah tenggara.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Daerah

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.