Kabar18.com

Rabu, 7 Oktober 2026

Hashim Sebut Ketahanan Pangan Indonesia Ditopang Cadangan Beras

Hashim Djojohadikusumo menyebut cadangan beras pemerintah sekitar 5,3 juta ton dan klaim swasembada tiga tahun lebih cepat. Pemerintah menaikkan harga pembelian gabah atau beras serta memangkas harga pupuk.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pekerja memanggul karung di dalam gudang dengan tumpukan karung goni di sekelilingnya.
Ilustrasi: Pekerja memanggul karung di dalam gudang dengan tumpukan karung goni di sekelilingnya. · Foto: Mwesigwa Joel / Pexels

Jakarta — Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo menyatakan indikator ketahanan pangan membuat kondisi Indonesia terang, bukan gelap, dalam acara International Sustainability Forum di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Hashim menyebut cadangan beras pemerintah telah mencapai sekitar 5,3 juta ton dan masih bertambah. Menurut dia, capaian itu berkaitan dengan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras tiga tahun lebih cepat dari target 2029 yang sebelumnya ditetapkan Presiden Prabowo Subianto.

Ia mengatakan swasembada beras tersebut merupakan capaian pertama Indonesia dalam 42 tahun. Persediaan yang meningkat membuat kapasitas gudang pemerintah tidak mencukupi sehingga pemerintah harus menyewa gudang milik swasta, menurut keterangan Hashim.

Kebijakan yang disebut mendukung petani mencakup kenaikan harga pembelian pemerintah untuk gabah atau beras sebesar 50 persen, dari Rp 4.000 menjadi Rp 6.500 per kilogram. Pemerintah juga memangkas harga pupuk sebesar 20 persen.

Cadangan beras menjadi indikator kebijakan pangan

Bagi pembaca nasional, pernyataan tersebut menghubungkan kondisi stok beras dengan kebijakan pemerintah terhadap petani. Angka 5,3 juta ton, klaim swasembada tiga tahun lebih cepat, serta penyesuaian harga pembelian dan pupuk menjadi indikator yang disampaikan Hashim untuk menjelaskan ketahanan pangan Indonesia.

Hashim juga menyebut pemerintah menargetkan swasembada kedelai dalam waktu tiga tahun ke depan. Pernyataan mengenai beras, gabah, dan pupuk disampaikan dalam forum yang berlangsung di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, pada 6 Oktober 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Analisis

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.