Kabar18.com

Minggu, 11 Oktober 2026

Hasna Nur Shadrina Lulus Teknik Lingkungan ITS di Surabaya

Hasna Nur Shadrina meraih gelar sarjana Teknik Lingkungan ITS pada usia 19 tahun 7 bulan. Ia menjadi wisudawan termuda pada Wisuda ke-134 ITS di Surabaya.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Map ijazah hitam bertuliskan Diploma of Graduation dan gelas konfeti dengan latar kuning.
Ilustrasi: Map ijazah hitam bertuliskan Diploma of Graduation dan gelas konfeti dengan latar kuning. · Foto: RDNE Stock project / Pexels

Surabaya — Hasna Nur Shadrina meraih gelar sarjana dari Departemen Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada usia 19 tahun 7 bulan dalam Wisuda ke-134 ITS, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Hasna dinobatkan sebagai wisudawan termuda pada kegiatan tersebut. Ia berasal dari Kota Tangerang dan merantau ke Surabaya untuk menempuh pendidikan tinggi. Sebelum kuliah, Hasna mengikuti program akselerasi pada jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Hasna memulai kuliah di ITS saat berusia 16 tahun. Perjalanan akademiknya berlangsung lebih cepat dibandingkan mahasiswa pada umumnya, sementara Departemen Teknik Lingkungan ITS memiliki ritme perkuliahan yang padat dan kompetitif.

Dalam tugas akhirnya, Hasna meneliti pencemaran mikroplastik di Sungai Kalimas, Surabaya. Penelitian itu mencakup pengujian laboratorium dan tiga tahapan sidang, yakni seminar proposal, seminar progres, dan seminar hasil.

Prestasi Hasna menyoroti akses pendidikan dan riset lingkungan

Capaian Hasna menunjukkan bahwa percepatan pendidikan dapat mengantarkan mahasiswa menyelesaikan studi pada usia muda. Bagi pembaca di Indonesia, kisah ini juga berkaitan dengan kebutuhan riset lingkungan di daerah perkotaan, terutama pencemaran mikroplastik pada badan air.

Hasna sebelumnya tercatat sebagai mahasiswa termuda ITS pada 2022 dengan usia 15 tahun 5 bulan. Setelah menyelesaikan studi, ia memilih memperkuat pengalaman laboratoriumnya melalui proyek riset dosen yang berfokus pada Toxic Site Identification dalam tiga bulan ke depan.

Ia masih mempertimbangkan peluang karier profesional maupun studi ke jenjang magister. Sementara itu, riset mengenai mikroplastik di Sungai Kalimas menjadi bagian dari perhatian akademiknya terhadap isu polusi lingkungan di Jawa Timur.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Tokoh

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.