Helmy Yahya Dorong Produk Autentik dari Tulungagung
TDA Kediri mengunjungi PT Mash Moshem Indonesia di Tulungagung pada 22 September 2026. Helmy Yahya berbagi tentang produk, personal branding, dan pendampingan penjualan.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Tulungagung — Komunitas pengusaha Tangan di Atas (TDA) Kediri mengunjungi PT Mash Moshem Indonesia di Desa Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa, 22 September 2026. Kegiatan itu dirangkai dengan sesi berbagi Helmy Yahya dan peluncuran collaboration hub.
Dalam sesi tersebut, Helmy Yahya menyampaikan pentingnya membangun produk dan personal branding yang autentik. Kunjungan komunitas itu juga menjadi ajang pengenalan layanan collaboration hub milik PT Mash Moshem Indonesia.
Menurut laporan Tribun Jatim, layanan tersebut dirancang untuk mendampingi klien setelah produksi, termasuk membantu penjualan produk. Pada kegiatan itu, seorang klien dari Jember melakukan siaran langsung untuk menjual produknya dari lokasi produksi.
Klien tersebut mencatat penjualan hingga Rp 140 juta dalam waktu 2 jam. Helmy menilai pola pendampingan setelah produksi dapat membantu pelaku usaha lokal mengembangkan produknya dan memperluas pemasaran.
Kolaborasi memperkuat pendampingan pengusaha lokal
Bagi pembaca kanal ekonomi dan kewirausahaan, kegiatan ini menunjukkan bahwa perusahaan maklon tidak hanya berperan memproduksi barang pesanan. Pendampingan penjualan dan penguatan merek menjadi bagian lain yang diperkenalkan melalui collaboration hub.
PT Mash Moshem Indonesia merupakan perusahaan maklon kosmetik yang berlokasi di Desa Rejotangan. Dalam kegiatan tersebut, Helmy juga menyoroti inovasi perusahaan dalam mendampingi klien hingga tahap pemasaran.
Helmy menyebut banyak perusahaan maklon berhenti pada tahap produksi barang. Karena itu, layanan setelah penjualan yang memfasilitasi klien menjual produk dinilai menjadi unsur penting dalam mendorong pertumbuhan pelaku usaha lokal.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Entrepreneur

Mendag Dorong Platform Digital Utamakan Produk UMKM Lokal
Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong Tokopedia dan TikTok Shop mengutamakan produk UMKM lokal di Solo, sejalan dengan penerapan Permendag 19/202…
Berita utama hari ini


