Kabar18.com

Rabu, 23 September 2026

Helmy Yahya Dorong Produk Autentik dari Tulungagung

TDA Kediri mengunjungi PT Mash Moshem Indonesia di Tulungagung pada 22 September 2026. Helmy Yahya berbagi tentang produk, personal branding, dan pendampingan penjualan.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Dua botol pompa putih polos bersama kain dan sikat kecil dengan latar belakang putih.
Ilustrasi: Dua botol pompa putih polos bersama kain dan sikat kecil dengan latar belakang putih. · Foto: Cup of Couple / Pexels

Tulungagung — Komunitas pengusaha Tangan di Atas (TDA) Kediri mengunjungi PT Mash Moshem Indonesia di Desa Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa, 22 September 2026. Kegiatan itu dirangkai dengan sesi berbagi Helmy Yahya dan peluncuran collaboration hub.

Dalam sesi tersebut, Helmy Yahya menyampaikan pentingnya membangun produk dan personal branding yang autentik. Kunjungan komunitas itu juga menjadi ajang pengenalan layanan collaboration hub milik PT Mash Moshem Indonesia.

Menurut laporan Tribun Jatim, layanan tersebut dirancang untuk mendampingi klien setelah produksi, termasuk membantu penjualan produk. Pada kegiatan itu, seorang klien dari Jember melakukan siaran langsung untuk menjual produknya dari lokasi produksi.

Klien tersebut mencatat penjualan hingga Rp 140 juta dalam waktu 2 jam. Helmy menilai pola pendampingan setelah produksi dapat membantu pelaku usaha lokal mengembangkan produknya dan memperluas pemasaran.

Kolaborasi memperkuat pendampingan pengusaha lokal

Bagi pembaca kanal ekonomi dan kewirausahaan, kegiatan ini menunjukkan bahwa perusahaan maklon tidak hanya berperan memproduksi barang pesanan. Pendampingan penjualan dan penguatan merek menjadi bagian lain yang diperkenalkan melalui collaboration hub.

PT Mash Moshem Indonesia merupakan perusahaan maklon kosmetik yang berlokasi di Desa Rejotangan. Dalam kegiatan tersebut, Helmy juga menyoroti inovasi perusahaan dalam mendampingi klien hingga tahap pemasaran.

Helmy menyebut banyak perusahaan maklon berhenti pada tahap produksi barang. Karena itu, layanan setelah penjualan yang memfasilitasi klien menjual produk dinilai menjadi unsur penting dalam mendorong pertumbuhan pelaku usaha lokal.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Entrepreneur

  2. Berita utama hari ini

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.