IHSG Dibuka Menguat Tipis di Jakarta, Lalu Masuk Zona Merah
IHSG dibuka naik 8,25 poin atau 0,13% ke 6.154,97 di Jakarta pada Kamis, 8 Oktober 2026, lalu berbalik masuk zona merah beberapa menit kemudian.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,13% ke level 6.154,97 pada perdagangan Kamis, 8 Oktober 2026. Beberapa menit setelah pembukaan, indeks berbalik melemah dan masuk ke zona merah.
Kenaikan awal IHSG setara 8,25 poin. Dalam tiga menit pertama perdagangan, indeks bergerak pada rentang 6.137 hingga 6.162. Pergerakan itu menunjukkan penguatan pembukaan tidak bertahan lama.
Pergerakan IHSG menjadi acuan investor domestik
Perubahan IHSG pada awal sesi memberi gambaran mengenai arah perdagangan saham di pasar domestik. Investor mencermati kemampuan indeks mempertahankan level pembukaan setelah tekanan jual muncul beberapa menit seusai pasar dibuka.
Data perdagangan awal menunjukkan sejumlah saham masih berada di zona hijau, tetapi pelemahan IHSG menandakan pergerakan pasar berlangsung dinamis. Indeks Harga Saham Gabungan merupakan indikator utama untuk memantau kinerja saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Perdagangan Kamis itu dimulai dengan IHSG pada level 6.154,97, sebelum indeks bergerak turun ke zona merah. Rentang awal 6.137 hingga 6.162 menjadi gambaran fluktuasi indeks pada menit-menit pertama perdagangan.
Penguatan pada saat pembukaan tercatat tipis, dengan kenaikan 8,25 poin atau 0,13% menuju level 6.154,97. Setelah itu, arah pergerakan berubah ketika indeks turun dari posisi pembukaan dan memasuki zona merah. Perubahan tersebut terjadi beberapa menit setelah perdagangan dimulai.
Rentang pergerakan pada tiga menit pertama memperlihatkan indeks sempat berada di level 6.137 hingga 6.162. Level tersebut mencerminkan perbedaan posisi IHSG selama periode awal perdagangan. Dengan demikian, pembukaan yang menguat tidak berlanjut sepanjang menit-menit pertama sesi.
Pergerakan IHSG menjadi gambaran awal kondisi pasar saham domestik pada perdagangan Kamis. Investor mencermati perubahan dari zona hijau ke zona merah serta kemampuan indeks bertahan di sekitar level pembukaan. Data awal itu juga menunjukkan bahwa pergerakan indeks berlangsung dinamis sejak awal sesi perdagangan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Tokoh
Amalia Soroti Peran Daerah dalam Pertumbuhan Ekonomi Jakarta
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyebut ekonomi Indonesia tumbuh 5,45 persen pada semester I 2026. Sebanyak 17 dari 38 provinsi melampaui rat…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga




