IHSG Diperkirakan Terkoreksi pada Jumat di Jakarta
IHSG diperkirakan melemah pada perdagangan Jumat, 2 Oktober 2026. Analis memantau area koreksi 5.850–5.911 serta level dukungan dan resistansi harian.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan koreksi pada perdagangan Jumat, 2 Oktober 2026, di Bursa Efek Indonesia.
Bisnis.com melaporkan area koreksi IHSG diproyeksikan berada pada rentang 5.850–5.911. MNC Sekuritas memperkirakan level dukungan berada di 5.949 dan 5.872, sedangkan level resistansi berada di 6.187 dan 6.297.
Liputan6.com juga menyebut IHSG berpeluang melemah pada perdagangan Jumat. Laporan itu mencatat area koreksi 5.850-5.911 dan menyebut rekomendasi saham dari sejumlah analis, antara lain PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Astra International Tbk (ASII), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL).
Tekanan IHSG menjadi perhatian investor
Perkiraan koreksi menjadi informasi penting bagi investor karena menunjukkan rentang level yang dipantau dalam perdagangan harian. Bisnis.com dan Liputan6.com sama-sama memuat proyeksi pelemahan IHSG serta area koreksi 5.850–5.911, meski laporan Liputan6.com juga memuat pilihan saham dari analis lain.
Menurut laporan Bisnis.com, sejumlah saham yang masuk radar rekomendasi analis ialah ASII, ARCI, BMRI, dan BULL. Liputan6.com mencatat rekomendasi tambahan dari PT Pilarmas Investindo Sekuritas, yakni ENRG, VKTR, dan CUAN.
Kedua laporan menyebut perdagangan yang menjadi perhatian berlangsung pada Jumat, 2 Oktober 2026, dengan Jakarta sebagai lokasi pelaporan. Tidak ada keterangan lanjutan mengenai hasil perdagangan atau perubahan proyeksi setelah sesi tersebut dalam laporan yang dirujuk.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
IHSG Menguat ke 6.130,88 di Jakarta pada Sesi I
IHSG naik 0,15 persen atau 9,18 poin ke level 6.130,88 pada penutupan sesi I Rabu (30/9/2026). Penguatan ditopang sektor konsumer primer, barang baku,…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga





