IHSG Melemah ke 6.158,78 pada Sesi Pertama di Jakarta
IHSG turun 0,55 persen ke level 6.158,78 pada akhir sesi pertama perdagangan 7 Oktober 2026. Sebanyak 357 saham melemah, dengan tekanan terbesar dari sektor energi, properti, dan infrastruktur.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 1 menit baca
Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,55 persen ke level 6.158,78 pada akhir sesi pertama perdagangan Rabu, 7 Oktober 2026, di Jakarta.
Data yang dikutip CNBC Indonesia menunjukkan IHSG turun 34,14 poin hingga sekitar pukul 12.00 WIB. Indeks sebelumnya dibuka pada level 6.210,42 dan sempat menyentuh posisi tertinggi 6.214,76 sebelum tekanan jual mendorong pergerakan ke zona negatif.
Sepanjang sesi pertama, IHSG bergerak di rentang 6.146,02 hingga 6.214,76. Tekanan terbesar datang dari sektor energi yang turun 2,4 persen, diikuti sektor properti 1,4 persen dan infrastruktur 1,1 persen.
Pelemahan IHSG mencerminkan tekanan lintas sektor
Pergerakan IHSG menjadi perhatian pembaca karena mencakup kondisi pasar saham Indonesia pada awal perdagangan hari itu. Penurunan yang disertai pelemahan ratusan saham menunjukkan tekanan tidak hanya berasal dari satu emiten, tetapi tersebar pada sejumlah sektor utama.
Laporan RRI juga mencatat IHSG berada di level 6.158,78 atau terkoreksi 0,55 persen dibandingkan penutupan perdagangan sehari sebelumnya. Indeks sempat menguat pada awal perdagangan, tetapi kemudian bergerak fluktuatif dan cenderung berada di zona negatif hingga akhir sesi pertama.
CNBC Indonesia menyebut data Refinitiv sebagai dasar rincian kinerja sektoral. Tidak ada informasi mengenai agenda perdagangan berikutnya atau proyeksi lanjutan dalam laporan yang tersedia.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Gaya Hidup
Lima Pilihan Kolam Renang Khusus Perempuan di Jakarta
Sejumlah kolam renang dan sesi khusus perempuan tersedia di Jakarta. Tarif dewasa yang disebut berkisar Rp30.000 hingga Rp65.000, dengan jadwal layana…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga




