Kabar18.com

Rabu, 14 Oktober 2026

IHSG Tertekan di Jakarta, Investor Cermati Risiko MSCI

IHSG berada di level 5.885,81 pada pukul 09.00 WIB, turun 0,85 persen. Investor mencermati sentimen MSCI dan risiko perubahan status Indonesia menjadi frontier market.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tampilan grafik candlestick dan indikator teknis pasar modal berlatar hitam.
Ilustrasi: Tampilan grafik candlestick dan indikator teknis pasar modal berlatar hitam. · Foto: Rafael Minguet Delgado / Pexels

Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di level 5.885,81 pada pukul 09.00 WIB, Selasa (13/10/2026), turun 0,85 persen dari penutupan sebelumnya.

IHSG dibuka di level 5.914,98, turun sekitar 21,17 poin atau 0,36 persen. Setelah pembukaan, indeks sempat menyentuh level tertinggi 5.915,00 sebelum tertekan ke titik terendah 5.881,75. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG berada di level 5.885,81 atau melemah 50,34 poin.

Pergerakan pasar mencerminkan perhatian investor terhadap sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI), risiko geopolitik, dan kemungkinan perubahan status Indonesia dari emerging market menjadi frontier market. Sentimen MSCI masih membayangi pergerakan IHSG.

Mengapa tekanan IHSG perlu dicermati pembaca

Perubahan IHSG menjadi indikator penting bagi pasar modal dan keputusan investasi di Indonesia. Tekanan pada indeks dapat memengaruhi sentimen terhadap saham domestik, terutama ketika investor menunggu arah kebijakan MSCI dan mencermati risiko eksternal.

Ketidakpastian kebijakan MSCI menjadi salah satu faktor yang menekan pasar saham domestik. Angka tersebut menunjukkan bahwa tekanan berlanjut setelah posisi pukul 09.00 WIB, meski waktu pengukuran dan level indeks berbeda.

Pasar juga mencermati evaluasi indeks MSCI yang disebut akan diumumkan pada 11 November 2026. Risiko yang diperhatikan investor mencakup perubahan klasifikasi pasar Indonesia serta kebijakan terkait pembekuan sejumlah perubahan indeks MSCI.

Perkembangan berikutnya bergantung pada arah kebijakan MSCI dan respons investor terhadap sentimen pasar.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi & Keuangan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.