IHSG Turun 1,69 Persen ke 6.277, Rupiah Rp17.850 per Dolar AS
IHSG ditutup turun 1,69 persen ke level 6.277,04 pada perdagangan 22 September 2026. Rupiah melemah 0,14 persen ke Rp17.850 per dolar AS ketika investor mencermati agenda Bank Indonesia.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 107,68 poin atau 1,69 persen ke level 6.277,04 pada perdagangan Selasa, 22 September 2026. Pada hari yang sama, rupiah ditutup melemah 0,14 persen ke posisi Rp17.850 per dolar Amerika Serikat.
Mengapa ini penting: Investor dan pelaku usaha dapat menggunakan perubahan IHSG, rupiah, nilai transaksi, serta agenda Bank Indonesia sebagai informasi kondisi pasar keuangan pada 22 September 2026.
Data RTI yang dikutip detikFinance dan Liputan6 menunjukkan IHSG bergerak di zona merah setelah sempat dibuka pada level 6.392,34. Indeks kemudian menyentuh titik terendah harian 6.258,44 sebelum mengakhiri perdagangan di level 6.277,04.
Tekanan rupiah dan sektor saham
Liputan6 melaporkan pelemahan IHSG berlangsung ketika mayoritas sektor saham tertekan. Tekanan juga datang dari pergerakan rupiah yang berada di kisaran Rp17.846 hingga Rp17.847 per dolar AS dalam perdagangan pasar.
Menurut Suara.com, pelemahan indeks terutama terlihat pada sektor energi dan industri. Data perdagangan yang dikutip media itu mencatat nilai transaksi saham mencapai Rp14,10 triliun.
Pergerakan pasar juga berlangsung menjelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia. Kontan melaporkan investor mencermati arah kebijakan suku bunga bank sentral dalam pertemuan tersebut.
Pergerakan sepanjang perdagangan
CNBC Indonesia mencatat IHSG sempat pulih ke sekitar level 6.330, tetapi kembali terkoreksi menuju area 6.270 hingga penutupan. Indeks bergerak dalam rentang 6.258,44 sampai 6.423,83 sepanjang sesi perdagangan.
Rupiah yang melemah dan perhatian investor terhadap agenda kebijakan Bank Indonesia menjadi faktor domestik yang diperhatikan pasar. Penurunan IHSG menempatkan indeks di bawah level psikologis 6.300 pada akhir perdagangan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Internasional
Trump Ultimatum Iran, Harga Minyak Melemah dan Pasar Keuangan Goyah
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman keras terhadap Iran sembari membuka peluang pertemuan dengan Presiden Iran Masoud Pe…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Baca juga





