IHSG Turun, Rupiah Melemah di Jakarta pada 25 September
Pada 25 September 2026, IHSG turun 56,72 poin menjadi 6.241,89. JISDOR menguat dari Rp17.898 menjadi Rp17.917 per dolar AS, menandai pelemahan rupiah Rp19.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 56,72 poin menjadi 6.241,89 pada penutupan perdagangan 25 September 2026, sementara rupiah melemah berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia.
Data perdagangan yang dikutip laporan pasar menunjukkan IHSG turun 0,90 persen dari penutupan sebelumnya. Pada saat yang sama, JISDOR berubah dari Rp17.898 menjadi Rp17.917 per dolar AS. Perubahan tersebut berarti rupiah melemah Rp19 atau 0,11 persen.
Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75 persen berdasarkan keputusan Rapat Dewan Gubernur pada 22–23 September 2026. Keputusan itu menjadi salah satu informasi yang diperhatikan pelaku pasar ketika menilai arah kebijakan moneter dan pergerakan aset domestik.
Mengapa perkembangan ini penting bagi pembaca
Perubahan IHSG dan nilai tukar memberi gambaran mengenai kondisi pasar keuangan Indonesia pada akhir pekan perdagangan. Pelemahan rupiah dapat memengaruhi biaya barang dan kewajiban yang terkait dengan dolar AS, sedangkan pergerakan IHSG menjadi indikator sentimen investor terhadap saham-saham di Bursa Efek Indonesia.
Bagi dunia usaha dan investor, angka JISDOR merupakan acuan penting untuk membaca pergerakan rupiah. Keputusan BI-Rate juga menjadi konteks kebijakan bagi pasar karena memengaruhi ekspektasi terhadap kondisi likuiditas, biaya dana, dan arah investasi.
Perdagangan saham berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Senin, 28 September 2026. Pasar akan menilai perkembangan data ekonomi dan respons pelaku pasar terhadap kondisi rupiah serta keputusan suku bunga Bank Indonesia.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Politik
DPR Koordinasikan Kebijakan Ekonomi Bersama Pemerintah di Jakarta
DPR menggelar rapat koordinasi di Gedung Nusantara III, Jakarta, bersama pemerintah, Bank Indonesia, OJK, dan Danantara Indonesia. Pertemuan membahas…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga





