Kabar18.com

Selasa, 13 Oktober 2026

Indonesia dan Mesir Perluas Kerja Sama Industri Pertahanan

Indonesia dan Mesir memperluas kerja sama industri pertahanan serta pengembangan sumber daya manusia melalui berbagai program. Kesepakatan dibahas di Jakarta.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah miniatur tank militer di atas replika lanskap pasir.
Ilustrasi: Sebuah miniatur tank militer di atas replika lanskap pasir. · Foto: Matias Luge / Pexels

Jakarta — Indonesia dan Mesir menyepakati perluasan kerja sama industri pertahanan pada 12 Oktober 2026, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai program kerja sama.

Kesepakatan tersebut merupakan bagian dari pembahasan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan kenegaraan itu berlangsung pada 11 Oktober 2026 dan menghasilkan pembahasan kerja sama bilateral di sejumlah sektor.

Dalam bidang pertahanan, kerja sama diarahkan pada penguatan industri pertahanan dan peningkatan kapasitas melalui pendidikan serta latihan bersama. Kedua negara juga membahas pertukaran kunjungan antara pimpinan dan pakar untuk memperkuat hubungan serta kemampuan di bidang pertahanan.

Kerja sama pertahanan memperluas kemitraan Indonesia-Mesir

Bagi Indonesia, penguatan hubungan dengan Mesir membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di sektor strategis. Kesepakatan ini mencakup aspek industri pertahanan dan pengembangan sumber daya manusia, sehingga pelaksanaannya tidak hanya berkaitan dengan kerja sama kelembagaan, tetapi juga pendidikan, latihan, serta pertukaran keahlian.

Selain pertahanan, kedua negara memperkuat kemitraan melalui kerja sama politik, ekonomi, perdagangan dan investasi, kelautan dan perikanan, serta bidang lain yang dibahas dalam kunjungan kenegaraan tersebut. Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Mesir terhadap kebutuhan kapal-kapal Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut yang menjalankan misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di kawasan Timur Tengah.

Kerja sama pendidikan yang dibahas dalam rangkaian hubungan bilateral itu juga mencakup pertukaran mahasiswa, kemitraan antaruniversitas, riset bersama, dan tawaran tambahan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia, terutama dalam bidang kedokteran, teknik, dan sains.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pertahanan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.