Indonesia, Filipina, dan Jepang Latihan Tumpahan Minyak di Bitung
Indonesia, Filipina, dan Jepang menggelar MARPOLEX 2026 di perairan Bitung pada 8–12 Oktober 2026. Latihan menguji respons terhadap tumpahan minyak, kebakaran kapal, dan keadaan darurat laut.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Bitung — Indonesia, Filipina, dan Jepang menggelar Regional Marine Pollution Exercise (MARPOLEX) 2026 untuk melatih penanganan pencemaran laut di perairan Bitung, Sulawesi Utara, pada 8–12 Oktober 2026.
Latihan ini diselenggarakan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, dengan partisipasi Philippine Coast Guard dan Japan Coast Guard. Kegiatan berlangsung di Selat Lembeh dan melibatkan unsur kapal dari ketiga negara.
Simulasi mencakup tiga skenario, yakni penanggulangan tumpahan minyak, pemadaman kebakaran kapal, serta pencarian dan pertolongan atau SAR. Sebanyak 21 kapal dilibatkan dalam latihan yang menguji kesiapan operasional, koordinasi, dan respons bersama terhadap keadaan darurat di laut.
Latihan memperkuat kesiapsiagaan maritim kawasan
MARPOLEX memberi ruang bagi Indonesia dan negara peserta untuk menyamakan prosedur penanganan pencemaran laut. Latihan tumpahan minyak dilakukan melalui tiga lapisan penanganan, termasuk pembatasan penyebaran minyak dengan oil boom.
PT OSCT Indonesia mendukung latihan bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Pelindo. Perusahaan itu mengerahkan lebih dari 200 personel terlatih dan menyiapkan lebih dari 40.000 meter oil boom untuk operasi respons tumpahan minyak.
Dalam latihan, unsur Indonesia menjalankan penanganan awal dan pengoperasian peralatan, sedangkan BRP Gabriela Silang dan BRP Tubbataha dari Philippine Coast Guard turut menggelar oil boom. Keterlibatan Japan Coast Guard melengkapi kerja sama tiga negara dalam merespons insiden pencemaran laut.
Latihan tersebut juga menjadi sarana menguji koordinasi lintas instansi dan kemampuan respons bersama. Sumber laporan menyebut kegiatan berlangsung hingga 12 Oktober 2026 di kawasan Manado–Bitung.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Daerah
Gempa Magnitudo 3.6 Terjadi di Laut Barat Pulau Doi
BMKG yang dikutip Tribun Manado mencatat gempa bermagnitudo 3.6 di laut barat Pulau Doi, Maluku Utara. Getarannya dilaporkan tidak berdampak di Sulawe…
Terbaru di Pertahanan

Berita utama hari ini

Baca juga





