Indonesia Jawab Sorotan Papua dalam Sidang PBB di New York
Indonesia menggunakan hak jawab di sidang umum PBB ke-81 di New York setelah Kepulauan Solomon dan Vanuatu menyinggung Papua. Pemerintah menegaskan perlindungan warga sipil dan mekanisme hukum.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
New York — Delegasi Indonesia menyampaikan hak jawab dalam Debat Umum Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81 pada 29 September 2026, merespons pernyataan Kepulauan Solomon dan Vanuatu mengenai situasi di Papua.
Dalam pernyataannya, Indonesia menegaskan kewajiban melindungi seluruh warga negara. Delegasi juga menyatakan setiap langkah penegakan hukum harus tunduk pada hukum nasional dan kewajiban internasional di bidang hak asasi manusia.
Indonesia menyebut dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang kredibel ditangani secara serius melalui lembaga nasional dan mekanisme hukum. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) disebut sebagai salah satu lembaga yang terus bekerja menangani dugaan tersebut.
Hak jawab Indonesia membawa isu Papua ke forum PBB
Pernyataan itu disampaikan setelah perwakilan Kepulauan Solomon dan Vanuatu menyinggung situasi hak asasi manusia di Papua dalam debat umum sidang PBB di New York, Amerika Serikat. Indonesia menilai masalah Papua perlu digambarkan secara utuh dan menyoroti kekerasan terhadap warga sipil, guru, tenaga kesehatan, serta aparatur pemerintah.
Delegasi Indonesia juga menyatakan serangan terhadap warga sipil bukan bentuk penyampaian aspirasi secara damai. Sikap tersebut menjadi bagian dari penjelasan Indonesia mengenai perlindungan warga sipil dan penerapan hukum dalam menangani situasi di Papua.
Sidang yang menjadi forum penyampaian hak jawab tersebut merupakan Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB ke-81. Laporan mengenai pernyataan Indonesia menyebut kegiatan berlangsung di New York, Amerika Serikat, sementara sumber lain mencatat hak jawab dibacakan pada 28 September 2026 waktu setempat dan dikutip pada 29 September 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kesehatan
Kasus Influenza Indonesia Capai 1.527 hingga Minggu ke-38
Kementerian Kesehatan mencatat 1.527 kasus positif influenza dari 8.757 spesimen hingga minggu ke-38 2026. Positivity rate mencapai 56 persen dan osel…
Terbaru di Internasional

Berita utama hari ini

Baca juga





