Kabar18.com

Sabtu, 17 Oktober 2026

Indonesia-Rusia Bahas Bisnis Industri Pertahanan di MTC ke-17

Pertemuan MTC ke-17 Indonesia–Rusia di Jakarta memasukkan pertemuan bisnis industri pertahanan dalam agenda 13–15 Oktober 2026. Forum juga membahas alih teknologi, produksi berlisensi, dan MRO.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah pesawat tempur latih militer terbang di langit biru dengan roda pendaratan terbuka.
Ilustrasi: Sebuah pesawat tempur latih militer terbang di langit biru dengan roda pendaratan terbuka. · Foto: Magda Ehlers / Pexels

Jakarta — Pertemuan ke-17 Komisi Antarpemerintah Indonesia–Rusia bidang Kerja Sama Teknik Militer memasukkan pertemuan bisnis antara pelaku industri pertahanan kedua negara dalam rangkaian agenda di Kementerian Pertahanan Republik Indonesia pada 13–15 Oktober 2026.

Forum yang dikenal sebagai Indonesian-Russian Intergovernmental Commission on Military-Technical Cooperation atau MTC itu mempertemukan lembaga pemerintah, jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta perwakilan industri pertahanan Indonesia dan Rusia. Agenda tersebut membahas perkembangan kerja sama teknik militer sekaligus peluang penguatan kemitraan di bidang pertahanan dan industri pertahanan.

Pertemuan dibuka Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Laksamana Muda TNI Sri Yanto, pada 13 Oktober 2026. Dalam forum itu, Kementerian Pertahanan menekankan bahwa kerja sama tidak hanya berorientasi pada pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga mencakup alih teknologi, produksi berlisensi, serta kemampuan pemeliharaan, perbaikan, dan overhaul atau maintenance, repair, and overhaul (MRO).

Kerja sama industri menjadi bagian penting MTC ke-17

Bagi Indonesia, pertemuan bisnis memberi ruang bagi pelaku industri pertahanan kedua negara untuk membahas peluang kerja sama komersial dan pengembangan kemampuan industri. Kementerian Pertahanan mengaitkan kerja sama itu dengan peningkatan kemampuan teknologi, penguatan kapasitas industri, dan kemandirian industri pertahanan nasional.

Rangkaian agenda juga mencakup pembahasan antarlembaga pemerintah dan jajaran TNI serta pemaparan perkembangan kerja sama teknik militer. Fokus pada alih teknologi dan produksi berlisensi diarahkan untuk memperluas manfaat kerja sama di luar pembelian alutsista, sementara penguatan MRO berkaitan dengan pemeliharaan kesiapan operasional alutsista TNI.

Pertemuan MTC ke-17 berlangsung hingga 15 Oktober 2026. Forum tersebut merupakan rangkaian pertemuan selama tiga hari yang menggabungkan pembahasan pemerintah, presentasi teknis, dan pertemuan bisnis antara pelaku industri pertahanan Indonesia dan Rusia.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pertahanan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.