Investasi AI Factory Indonesia Diperkirakan US$50 Juta per Megawatt
Kementerian Komunikasi dan Digital memperkirakan pembangunan AI Factory berskala penuh membutuhkan sekitar US$50 juta per megawatt. Estimasi itu mencakup kebutuhan infrastruktur komputasi AI end-to-end.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta — Kementerian Komunikasi dan Digital pada Agustus 2026 menyampaikan estimasi kebutuhan investasi sekitar US$50 juta per megawatt untuk pembangunan AI Factory berskala penuh di Indonesia.
Estimasi tersebut merujuk pada kebutuhan investasi infrastruktur kecerdasan artifisial secara end-to-end. Kumparan melaporkan, angka itu merupakan perkiraan berdasarkan kapasitas yang dituju, bukan nilai dana yang telah seluruhnya dikomitmenkan atau direalisasikan.
Pengembangan AI Factory menjadi bagian dari perluasan ekosistem kecerdasan artifisial nasional yang mencakup pusat data, komputasi awan, talenta, serta kepastian regulasi. Kebutuhan modal akan bergantung pada kapasitas komputasi dan cakupan fasilitas yang dibangun.
Investasi AI Menentukan Kapasitas Komputasi Nasional
Bagi pembaca nasional, besaran kebutuhan modal tersebut menunjukkan skala pembiayaan yang diperlukan untuk memperkuat infrastruktur digital Indonesia. Pembangunan fasilitas komputasi AI berkaitan dengan kemampuan menyediakan daya komputasi bagi pemerintah, dunia usaha, dan pengembangan teknologi di dalam negeri.
Sejumlah laporan menyebut pembangunan AI Factory di Batang, Jawa Tengah, ditargetkan dimulai pada paruh pertama 2027 dengan kapasitas awal sekitar 200 megawatt. Fasilitas itu diproyeksikan berkembang hingga 1 gigawatt dalam tiga tahun. Angka kapasitas dan jadwal tersebut merupakan konteks pengembangan proyek, sedangkan estimasi US$50 juta per megawatt menggambarkan kebutuhan investasi skala penuh.
Ekosistem pendukung juga menjadi bagian dari kebutuhan pembangunan, termasuk pusat data, jaringan komputasi, tenaga ahli, dan aturan yang memberi kepastian bagi investasi. Dengan demikian, pembiayaan tidak hanya terkait pembangunan fasilitas fisik, tetapi juga kesiapan sistem yang menopang pemanfaatan AI.
Target pengembangan AI Factory dan jadwal pembangunan tahap awal menjadi informasi lanjutan yang disebut dalam laporan terkait. Nilai investasi aktual tetap bergantung pada realisasi proyek dan komitmen pendanaan yang diumumkan para pihak.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Hiburan
Indonesia Jajaki Kerja Sama Industri Kreatif dengan Hollywood
Pemerintah Indonesia dan Hollywood Chamber of Commerce membahas pengembangan talenta, produksi bersama, serta nota kesepahaman industri kreatif di Los…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga



