ISPU Kaltim Catat Udara Tidak Sehat di Tiga Kawasan
Pemantauan ISPU pada Senin pagi mencatat empat stasiun di kawasan IKN, Samarinda, dan Kutai Barat dalam kategori tidak sehat. PM2,5 menjadi parameter kritis di seluruh stasiun.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Samarinda — Pantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Senin, 28 September 2026 pukul 07.00 WITA menunjukkan empat stasiun di Kalimantan Timur berada dalam kategori tidak sehat, yakni dua stasiun di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), satu di Samarinda, dan satu di Kutai Barat.
Dari 10 stasiun pemantauan di Kalimantan Timur, tidak ada yang berstatus baik. Sebagian stasiun berada pada kategori sedang, sedangkan empat stasiun masuk kategori tidak sehat.
Dua stasiun di kawasan IKN berada dalam kategori tidak sehat.
Parameter kritis pada seluruh stasiun pemantauan adalah PM2,5, yaitu partikulat halus di udara. Kategori tidak sehat ditandai warna kuning dalam pemantauan ISPU dan menunjukkan kualitas udara yang merugikan manusia, hewan, serta tumbuhan.
Kualitas udara menjadi informasi penting bagi warga
Data ini relevan bagi warga Samarinda, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, dan kawasan IKN karena menunjukkan perbedaan kondisi udara antarwilayah pada waktu pemantauan yang sama. Nilai ISPU di suatu stasiun dapat berada pada kategori sedang, sementara stasiun lain berada pada kategori tidak sehat.
Selain Taman Segiri, Sanipah, dan Kompleks Perkantoran Kabupaten Kutai Barat, sejumlah titik lain masih berada pada kategori sedang. Keduanya menggunakan PM2,5 sebagai parameter kritis.
Tidak ada keterangan mengenai langkah lanjutan atau perubahan jadwal pemantauan setelah pembaruan data pukul 07.00 WITA.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
Layani Kendaraan Listrik HUT RI ke-79 di IKN, PLN Siapkan 18 Unit SPKLU
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga





