Jakarta Siapkan 10 Finalis Duta Antihoaks Hadapi Era AI
Sebanyak 10 finalis dari 356 pendaftar mengikuti penjurian Program Duta Antihoaks Jakarta 2026. Pengukuhan duta direncanakan berlangsung pada Oktober 2026.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 1 menit baca
Jakarta — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan generasi muda sebagai penggerak literasi digital melalui Program Duta Antihoaks Jakarta 2026 pada 1 Oktober 2026. Sebanyak 10 finalis dari 356 pendaftar mengikuti tahap penjurian dengan mempresentasikan proyek kampanye dan inovasi mereka.
Program tersebut diselenggarakan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta. Tahap penjurian berlangsung pada 29 September 2026. Para finalis merupakan hasil seleksi dan pembinaan yang dimulai sejak Juli 2026.
Proses menuju final meliputi seleksi administrasi, seleksi bertahap, In House Training, serta pembekalan penyusunan project campaign. Para finalis juga menjalankan Proyek Kampanye Literasi Digital pada 28 Agustus hingga 25 September 2026 sebelum mempresentasikan hasilnya di hadapan dewan juri.
Program ini penting bagi literasi digital Jakarta
Program ini menempatkan generasi muda sebagai mitra pemerintah daerah dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai hoaks, disinformasi, manipulasi foto dan video, deepfake, konten generatif berbasis kecerdasan buatan, serta penipuan digital. Sasaran gerakan tersebut mencakup sekolah, kampus, komunitas, ruang publik, dan kanal digital.
Pengukuhan Duta Antihoaks Jakarta 2026 direncanakan berlangsung pada Oktober 2026. Setelah terpilih, para duta akan menjadi mitra Diskominfotik untuk memperluas gerakan literasi digital di berbagai lingkungan tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Teknologi

Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos ke 258 Kabupaten/Kota
Pemerintah memperluas digitalisasi bantuan sosial dari 43 menjadi 258 kabupaten/kota. Peluncuran skala besar berbasis integrasi data dan AI ditargetka…
Berita utama hari ini

Baca juga



