Jalur Tapan–Batas Jambi di Pesisir Selatan Pulih Satu Jalur
Ruas nasional Tapan–Batas Jambi di Pesisir Selatan kembali fungsional satu jalur pada 12 Oktober 2026. Kementerian Pekerjaan Umum menangani 14 titik kerusakan sepanjang sekitar 16,2 kilometer.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Pesisir Selatan — Ruas jalan nasional Tapan–Batas Jambi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, kembali fungsional dan dapat dilalui kendaraan melalui satu jalur pada Senin, 12 Oktober 2026, setelah terdampak banjir dan longsor.
Kementerian Pekerjaan Umum menangani dampak bencana pada 14 titik sepanjang sekitar 16,2 kilometer. Lokasi penanganan mencakup Nagari Jangki Ayam, Kecamatan Ranah Ampek Hulu, dengan rentang kerusakan dari KM 219+100 hingga KM 235+300.
Kerusakan yang dilaporkan meliputi longsoran material dan badan jalan amblas. Pembukaan akses dilakukan secara terbatas karena sebagian titik masih memerlukan penanganan dan pengamanan lanjutan. Kendaraan dapat melintas melalui satu jalur, sementara pekerjaan pemulihan konektivitas berlanjut.
Akses satu jalur menjaga konektivitas Sumatera Barat–Jambi
Pulihnya ruas Tapan–Batas Jambi penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antara Sumatera Barat dan Jambi. Jalur tersebut menghubungkan wilayah Tapan dengan kawasan perbatasan Jambi, sehingga pembukaan akses mengurangi gangguan perjalanan setelah ruas jalan terdampak bencana hidrometeorologi.
Banjir dan longsor terjadi pada 9–11 Oktober 2026 di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan. Material longsor menutup sejumlah bagian jalan nasional, sedangkan badan jalan amblas membutuhkan pekerjaan bertahap. Penanganan dipusatkan pada titik-titik yang mengganggu konektivitas dan keselamatan pengguna jalan.
Informasi mengenai langkah berikutnya yang dinyatakan dalam laporan adalah kelanjutan penanganan pada titik kerusakan yang belum sepenuhnya aman. Akses telah dibuka, tetapi ruas tersebut belum kembali berfungsi normal di seluruh bagian karena pekerjaan pemulihan masih berlangsung.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Entrepreneur
Transaksi UMKM Sumatera Terdampak Bencana Capai 40.634.395
Satgas PRR mencatat 40.634.395 transaksi UMKM melalui perdagangan elektronik pada Agustus 2026 di wilayah terdampak bencana Sumatera. Transaksi disebu…
Terbaru di Daerah

Baca juga




