Kabar18.com

Minggu, 18 Oktober 2026

Kabut Asap Menutupi Panorama Danau Toba

Kabut asap menutupi panorama Danau Toba pada 18 Oktober 2026. BMKG menyebut asap berasal dari titik panas di Sumatera bagian selatan dan terbawa angin ke Sumatera Utara.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Dermaga kayu terapung di danau tenang yang diselimuti kabut tebal dan deretan pepohonan di kejauhan.
Ilustrasi: Dermaga kayu terapung di danau tenang yang diselimuti kabut tebal dan deretan pepohonan di kejauhan. · Foto: Jakob Andersson / Pexels

Balige — Kabut asap menutupi panorama Danau Toba, Sumatera Utara, pada 18 Oktober 2026, termasuk pemandangan dari jalur Pelabuhan Ajibata menuju Samosir.

Kondisi tersebut membuat panorama perbukitan dan kawasan wisata Danau Toba tidak terlihat jelas. Wisatawan yang biasanya menikmati pemandangan saat menyeberang dari Pelabuhan Ajibata menuju Samosir mengeluhkan tertutupnya panorama oleh asap.

Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Silangit, Christy, menyebut asap di kawasan Danau Toba berasal dari titik panas di Sumatera bagian selatan. Angin dari arah timur hingga tenggara membawa asap tersebut ke wilayah Sumatera Utara.

Kabut asap mengurangi jarak pandang dan mengganggu wisata Danau Toba

Kabut asap tidak hanya mengurangi keindahan panorama, tetapi juga berdampak pada aktivitas penyeberangan menuju Samosir. Jarak pandang di perairan Danau Toba menurun sehingga kapal perlu berlayar lebih lambat demi keselamatan. Kondisi ini menunjukkan bahwa gangguan asap berpengaruh langsung terhadap mobilitas wisatawan dan operasional pelayaran di kawasan destinasi.

Asap yang menyelimuti Danau Toba merupakan kiriman dari wilayah lain, bukan semata-mata berasal dari titik panas setempat. Penjelasan BMKG mengaitkan pergerakan asap dengan pola angin yang membawa massa asap dari Sumatera bagian selatan menuju kawasan wisata di Sumatera Utara.

Wisatawan yang hendak menyeberang dari Pelabuhan Ajibata menuju Samosir perlu memperhatikan perkembangan kondisi pelayaran dan jarak pandang. Informasi operasional kapal serta arahan petugas pelabuhan menjadi rujukan apabila kondisi cuaca dan visibilitas berubah.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.